ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banggar DPR Proyeksi Ekonomi Tumbuh 5,0%-5,5% di 2022

Selasa, 27 April 2021 | 14:12 WIB
LO
WP
Penulis: Lona Olavia | Editor: WBP
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (Antara/Sigid Kurniawan)
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (Antara/Sigid Kurniawan) (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah meminta pemerintah agar perumusan desain asumsi Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) tahun 2022 harus tepat dan akurat. Hal ini penting mengingat perekonomian domestik ke depan masih akan menghadapi tantangan yang cukup berat.

"Dalam ketidakpastian ekonomi di akibat kondisi pandemi Covid-19, tentunya pemerintah perlu membuat langkah-langkah taktis agar pertumbuhan ekonomi bisa naik. Di sisi lain keuangan negara juga harus aman dan dapat meningkatkan confident level pasar. Untuk itu, saya harapkan, berbagai upaya kebijakan harus diarahkan agar perekonomian bisa kembali bangkit dan pulih," jelas Said dalam keterangan resminya, Selasa (27/4/2021).

Menurutnya, mengacu pada Undang Undang No 2 tahun 2020 tentang Perppu Nomor 1 tahun 2020 pemerintah memiliki 3 tahun anggaran untuk membuka defisit APBN lebih dari 3% produk domestik bruto (PDB).

Pada tahun 2022 nanti adalah waktu terakhir bagi pemerintah memanfaatkan kebijakan pelebaran defisit. Artinya pada 2023, defisit APBN akan kembali mengacu pada UU Nomor 17 tahun 2003, yakni tidak lebih dari 3%.

ADVERTISEMENT

Karena itu, Said berharap agar desain ekonomi makro yang dibuat pemerintah harus efektif dan terukur sehingga bisa menaikkan iklim ekonomi yang kondusif dan menjamin postur keuangan negara yang kredibel dan akuntabel. "Ini kesempatan terakhir bagi pemerintah untuk memompa belanjanya agar menyumbang lebih besar kue pertumbuhan ekonomi berkualitas secara berkelanjutan," ujarnya.

Jika hal tersebut dilakukan, Said memperkirakan indikator makro ekonomi nasional pada tahun 2022 akan berada pada kisaran sebagai berikut. Pertumbuhan ekonomi 2022 berada pada kisaran 5,0%-5,5% dengan asumsi baseline 2021 tercapai di atas 4% di tengah tekanan akibat pandemi Covid-19. Kemudian laju inflasi pada kisaran 3% (inflasi relatif stabil). Sementara itu, nilai tukar rupiah diprediksi berada Rp 14.100-14.600 per dolar AS (kurs relatif stabil di kisaran 14.000 pada tahun lalu).

Sedangkan harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Oil Price/ICP) US$ 60 per barel. ICP mengalami volatilitas tahun lalu, dari terendah US$ 20,6 per barel di April 2020 dan memasuk 2021 pada kisaran US$ 63 per barel. Selain itu, SBN 10 tahun 6,29-8%.

Lifting minyak bumi 775.000 barel per hari. Sejak 2016 lifting minyak bumi terus menurun dari kisaran 800.000 barel per hari, hingga realisasi lifting terendah tahun 2019 sebesar 746.000 barel per hari. Lalu lifting gas 1,100 juta barel per hari (lifting gas juga terus mengalami penurunan, tahun 2018 sebesar 1,145 juta barel per hari, 2019 sebesar 1,057 juta barel per hari, dan tahun 2020 sebesar 1,007 juta barel per hari.

Said mengaku, upaya mempercepat pemulihan ekonomi tidaklah mudah. Sehingga membutuhkan ekstra effort dari pemerintah. Sebab, sejumlah hambatan, baik nasional dan global masih akan terjadi.

Selain Covid-19, penghalang pertumbuhan ekonomi dipicu oleh melambatnya laju sektor riil. Pembatasan gerak sosial akibat penegakkan protokol kesehatan menjadi kendala produktivitas sektor riil, khususnya UMKM. Dampaknya yaitu lonjakan tingkat kemiskinan dan pengangguran.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Banggar DPR Yakin Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Banggar DPR Yakin Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

NASIONAL
Banggar DPR Usul Kebijakan Baru Imbas Konflik Timur Tengah

Banggar DPR Usul Kebijakan Baru Imbas Konflik Timur Tengah

NASIONAL
Balas Seskab, Ketua Banggar DPR Singgung Perbaikan Tata Kelola MBG

Balas Seskab, Ketua Banggar DPR Singgung Perbaikan Tata Kelola MBG

NASIONAL
Banggar DPR Minta BGN Evaluasi Dapur MBG Nakal

Banggar DPR Minta BGN Evaluasi Dapur MBG Nakal

NASIONAL
Banggar DPR: Rp 268 Triliun Dana Pendidikan untuk MBG

Banggar DPR: Rp 268 Triliun Dana Pendidikan untuk MBG

NASIONAL
Banggar Tegaskan DPR Tak Berwenang Tutup Ritel Modern

Banggar Tegaskan DPR Tak Berwenang Tutup Ritel Modern

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon