ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini Komoditas Pemicu Inflasi 0,32% pada Mei 2021

Rabu, 2 Juni 2021 | 12:32 WIB
H
FB
Penulis: Herman | Editor: FMB
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto (Beritasatu.com/Herman)

Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, pada Mei 2020 terjadi inflasi sebesar 0,32%, lebih tinggi dari inflasi di bulan sebelumnya yang sebesar 0,13%. Dari 90 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) yang dipantau, 78 kota mengalami inflasi dan 12 kota mengalami deflasi.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto memaparkan, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Mei 2021 antara lain daging ayam ras, ikan segar, jeruk, minyak goreng, daging sapi, ayam hidup, kelapa, apel, kentang, tarif angkutan udara, tarif angkutan antarkota, tarif parkir, tarif kereta api, nasi dengan lauk, dan emas perhiasan. Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain cabai merah dan cabai rawit.

"Inflasi tertinggi terjadi di Manokwari sebesar 1,82%, utamanya terkait dengan angkutan udara, bayam, cakalang, dan ikan ekor kuning. Sedangkan terendah di Tembilahan sebesar 0,01%," kata Setianto dalam pemaparan hasil inflasi Mei 2021, Rabu (2/6/2021).

Untuk deflasi, tertinggi terjadi di Timika sebesar -0,83%. Setianto memaparkan, komoditas yang mendorong terjadinya deflasi di Timika antara lain kangkung, cabai rawit, cabai merah, dan kol putih atau kubis. Sedangkan deflasi terendah terjadi di Palembang sebesar -0,02%.

ADVERTISEMENT

Dengan inflasi 0,32% pada Mei 2021 tersebut, maka tingkat inflasi tahun kalender 2021 sebesar 0,90% dan inflasi ke tahun (Mei 2021 terhadap Mei 2020) sebesar 1,68%.

Sementara itu untuk komponen inti pada Mei 2021 mengalami inflasi sebesar 0,24%. Komponen yang harganya diatur pemerintah dan komponen yang harganya bergejolak mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,48% dan 0,39%. Inflasi komponen inti, komponen yang harganya diatur pemerintah, dan komponen bergejolak untuk inflasi tahun kalender (Januari–Mei) 2021 masing-masing sebesar 0,61%; 0,63%; dan 2,26%, serta inflasi tahun ke tahun (Mei 2021 terhadap Mei 2020) masing-masing sebesar 1,37%; 0,93%; dan 3,66%.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

EKONOMI
Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

EKONOMI
Purbaya: Inflasi 2,42% Terkendali Berkat Intervensi Harga Energi

Purbaya: Inflasi 2,42% Terkendali Berkat Intervensi Harga Energi

EKONOMI
BPS Sebut Andil Kenaikan BBM pada Inflasi Masih Kecil

BPS Sebut Andil Kenaikan BBM pada Inflasi Masih Kecil

EKONOMI
Inflasi April 0,13 Persen, Tiket Pesawat dan BBM Jadi Pemicu

Inflasi April 0,13 Persen, Tiket Pesawat dan BBM Jadi Pemicu

EKONOMI
BBM Nonsubsidi Naik, BI Sebut Dampaknya Minim ke Inflasi

BBM Nonsubsidi Naik, BI Sebut Dampaknya Minim ke Inflasi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon