ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

KPTIK Tegaskan Pemerintah Perlu Berdayakan Talenta Digital dalam Negeri

Minggu, 6 Maret 2022 | 11:21 WIB
LT
JM
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: JEM
Hacktiv8 telah mencetak lebih dari 1.100 talenta digital yang bekerja di perusahaan-perusahaan digital ternama.
Hacktiv8 telah mencetak lebih dari 1.100 talenta digital yang bekerja di perusahaan-perusahaan digital ternama. (Handout )

Jakarta, Beritasatu.com - Komite Penyelarasan Teknologi Informasi Komunikasi (KPTIK) mendukung keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar para talenta digital di luar negeri pulang ke Tanah Air. Tetapi KPTIK menegaskan pemerintah juga perlu memberdayakan para talenta digital dalam negeri yang belum mendapatkan kesempatan membangun Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua KPTIK Dedi Yudiant dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/3/2022).

Dedi mengatakan seharusnya pemerintah tidak hanya mencari cara memulangkan talenta digital dari luar negeri, tetapi juga memberdayakan talenta digital yang ada di dalam negeri.

"Talenta digital Indonesia masih banyak yang belum dapat kesempatan dan masih tersebar di seluruh Indonesia," kata Dedi Yudiant.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Airlangga: Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital hingga 2030

Menurutnya, pemberdayaan talenta digital di dalam negeri bisa terwujud jika pemerintah memiliki master plan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang jelas. Master plan TIK sangat krusial apalagi tahun 2030 Indonesia menuju bonus demografi sehingga membutuhkan pedoman TIK yang terarah dan bukan hanya road map per lima tahun.

"Yang penting adalah bagaimana membangun 74.000 desa sehingga muncul talenta-talenta digital. Jadi kita tidak hanya mengirim SDM kerah biru, tetapi juga SDM kerah putih yang profesional," ujar Dedi Yudiant.

Diungkapkannya, dengan memulangkan talenta digital dari luar negeri juga bisa merugikan negara, karena menghilangkan devisa negara. Karena itu, Dedi menyarankan agar pemerintah melakukan seleksi dan mapping talenta digital di Indonesia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon