CEO GoTo: IPO Kami Membuka Jalan bagi Perusahaan Teknologi
Senin, 11 April 2022 | 12:13 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah menyiapkan berbagai strategi guna memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya. Diharapkan dengan ini, maka harga saham GOTO ke depannya akan terus meningkat lagi.
CEO Group GoTo Andre Soelistyo mengatakan, berbicara mengenai harga saham, hal itu merupakan hasil eksekusi dan kinerja dari perusahaan. Namun, di luar itu banyak kondisi eksternal seperti makro ekonomi negara lain yang juga bisa mempengaruhi harga suatu saham.
Kendati demikian, dengan posisi kuat yang dimiliki oleh perusahaan rintisan teknologi berskala decacorn ini, membuat pihaknya yakin bahwa inoviasi dan strategi bisnisnya ke depan akan mampu membuat harga sahamnya terus meningkat.
Baca Juga: GOTO Geser Market Cap Telkom di Urutan 3
"Kami yakin GoTo sangat unik, ekosistem kami sangat sinergistik dan sebagai pelanggan akan dapat banyak keuntungan yang kami berikan melalui teknologi dan inovasi dan produk tersebut. Untuk itu, kami yakni selama bisa berinovasi dan bereksekusi nantinya (harga saham, red) akan berkembang dengan sendirinya," kata Andre dalam konferensi pers usai GoTo listing di BEI, Senin (11/04/2022).
Lebih lanjut, ia pun berharap setelah listing ini, akan banyak lagi perusahaan-perusahaan teknologi yang akan meramaikan pasar modal di Indonesia.
"GoTo IPO kami yakin sebagai perusahaan teknologi tidak akan jadi yang pertama. Dengan perubahan regulasi yang dilakukan OJK dan BEI ini bisa jadi animo lagi buat perusahaan sejenis untuk meramaikan pasar modal Indonesia," ungkapnya.
Seperti diketahui, GoTo Gojek Tokopedia resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (11/4/2022). Di awal perdagangan, harga saham GOTO bergerak melesat 18,3% di posisi Rp 400 per saham dibandingkan harga awal IPO yang ditetapkan, Rp 338 per saham.
Pencatatan saham GOTO ini sekaligus menjadikan GOTO sebagai perusahaan ke-15 yang tercatat di BEI sepanjang tahun 2022. Dari keseluruhan proses IPO, GoTo mengumpulkan total dana sebesar Rp 15,8 triliun, terdiri dari Rp 13,7 triliun dari penawaran umum saham melalui IPO, dan Rp 2,1 triliun melalui penjualan saham treasuri dalam rangka opsi penjatahan lebih (greenshoe). Penghimpunan dana tersebut mencerminkan kapitalisasi pasar sebesar Rp 400,3 triliun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




