Ambil Untung, Saham GOTO Terkoreksi 2,6% Siang Ini
Senin, 23 Mei 2022 | 12:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dilanda aksi jual setelah mencetak lonjakan harga sebanyak 56% menjadi Rp 304 sepanjang pekan lalu. Penurunan saham tersebut berimbas terhadap koreksi indeks saham sektor teknologi sesi I pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/5/2022).
Penurunan indeks saham teknologi juga juga dipicu atas koreksi saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA). Sebalikya, saham PT WIR Asia Tbk (WIRG) menjadi faktor penahan kejatuhan saham sektor tersebut. Dibandingkan pekan lalu, saham sektor teknologi menjadi faktor utama penguat IHSG.
Berdasarkan data, harga saham GOTO ditutup melemah Rp 8 (2,63%) menjadi Rp 296 per saham. Saham superaplikasi ini bergerak dalam rentang Rp 286-324 per saham. Begitu juga dengan saham BUKA melorot Rp 18 (5,70%) menjadi Rp 298 per saham.
Baca Juga: Investasi di GOTO, Ini Pandangan Pengamat Pasar Modal
Namun kondisi berbeda ditunjukkan saham WIRG setelah berhasil mencetak kenaikan harga Rp 95 (12,34%) menjadi Rp 865. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 790-900 per saham.
Penurunan sejumlah saham teknologi berkapitalisasi besar tersebut mengakibatkan penurunan indeks saham sekto teknologi sebanyak 1,64% pada sesi I. Penurunan tersebut juga sejalan dengan koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI mencapai 76,44 poin menjadi 6.841.
Turun Terdalam
Berdasarkan data RHB Sekuritas Indonesia, saham sektor teknologi menjadi pemberat utama pergerakan IHSG terhitung sejak awal tahun hingga akhir pekan lalu. Berdasarkan data, saham teknologi telah melorot 19,7% year to date. Disusul saham properti dengan penurunan 13,1% dan saham infrastruktur turun 7,5%.
Baca Juga: Investasi di GoTo, Strategi Telkomsel Dipuji Legislator
Sebaliknya indeks saham sektor energi menjadi sektor dengan kenaikan terpesat mencapai 37,2% ytd disusul saham transportasi dan logistik 19,7%. Kenaikan juga dicetak indeks saham sektor industri sekitar 6,2%.
Adapun, IHSG BEI berhasil mencatatkan kenaikan mencapai 5,1% menjadi 6.918 hingga akhir penutupan akhir pekan lalu. Namun hingga sesi I, IHSG kembali turun dalam dipicu atas aksi jual sebagian besar sektor saham.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




