ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

AS Luncurkan Kemitraan Ekonomi 12 Negara, Termasuk Indonesia

Selasa, 24 Mei 2022 | 20:08 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Presiden AS Joe Biden, PM India Narendra Modi dan PM Jepang Fumio Kishida menghadiri acara peluncuran Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF) di Izumi Garden Gallery di Tokyo, Jepang, 23 Mei 2022.
Presiden AS Joe Biden, PM India Narendra Modi dan PM Jepang Fumio Kishida menghadiri acara peluncuran Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF) di Izumi Garden Gallery di Tokyo, Jepang, 23 Mei 2022. (Antara/Reuters)

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden meluncurkan Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik (IPEF) bersama 12 negara mitra tahap awal, termasuk Indonesia.

Dalam pernyataan yang dirilis Selasa (24/5/2022), Gedung Putih menyebutkan kerangka kerja itu akan mewujudkan ekonomi yang lebih kuat, lebih adil, lebih tangguh bagi para keluarga, pekerja, dan kalangan pebisnis di AS dan kawasan Indo-Pasifik.

"Amerika Serikat adalah kekuatan ekonomi Indo-Pasifik, dan perluasan kepemimpinan ekonomi AS di kawasan ini adalah hal yang baik bagi para pekerja dan kalangan bisnis Amerika, juga bagi masyarakat di kawasan ini," kata Gedung Putih.

Baca Juga: Kunjungi Korsel dan Jepang, Biden Perkuat Kepemimpinan AS

ADVERTISEMENT

IPEF akan memungkinkan AS dan negara-negara mitra untuk menentukan aturan main yang akan memastikan para pekerja, usaha kecil, serta petani Amerika bisa bersaing di Indo-Pasifik.

"Seperti yang telah disampaikan oleh Presiden (Biden), mengatasi inflasi adalah prioritas tertinggi ekonomi, dan kerangka kerja ini akan membantu menurunkan biaya dengan membuat rantai pasokan kita lebih tangguh dalam jangka panjang, melindungi kita dari disrupsi berbiaya tinggi yang mengakibatkan harga lebih mahal di tingkat konsumen," ujar Gedung Putih.

Investasi langsung AS di kawasan Indo-Pasifik mencapai lebih dari US$ 969 miliar (sekitar Rp14,21 kuadriliun) pada 2020, dan telah meningkat hampir dua kali lipat dalam satu dekade terakhir.

Perdagangan dengan Indo-Pasifik mendukung lebih dari tiga juta lapangan kerja di Amerika dan merupakan sumber investasi asing langsung di AS senilai hampir US$ 900 miliar (sekitar Rp 13,19 kuadriliun).

Dengan jumlah penduduk mencapai 60 persen dari populasi dunia, Indo-Pasifik diproyeksikan menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan global selama 30 tahun ke depan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Unggah Peta Venezuela, Trump Masih Ambisius Kuasai Caracas?

Unggah Peta Venezuela, Trump Masih Ambisius Kuasai Caracas?

INTERNASIONAL
AS Siapkan Anggaran US$ 1,5 T untuk Perang Drone pada 2027

AS Siapkan Anggaran US$ 1,5 T untuk Perang Drone pada 2027

INTERNASIONAL
Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tanda AS Hilang Arah?

Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tanda AS Hilang Arah?

INTERNASIONAL
Trump Serang Meloni soal Iran, Hubungan AS-Italia Memanas

Trump Serang Meloni soal Iran, Hubungan AS-Italia Memanas

INTERNASIONAL
Oposisi Israel Sebut Gencatan Senjata AS‑Iran sebagai Bencana

Oposisi Israel Sebut Gencatan Senjata AS‑Iran sebagai Bencana

INTERNASIONAL
Matt Turner Kembali, Perebutan Posisi Kiper Utama AS Memanas

Matt Turner Kembali, Perebutan Posisi Kiper Utama AS Memanas

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon