Prabowo: Turki Memiliki Tempat Istimewa di Hati Masyarakat Indonesia
Sabtu, 12 April 2025 | 06:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya hubungan Indonesia dan Turki akan terus bersahabat. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menjawab pertanyaan dalam sesi ADF Talks pada Antalya Diplomacy Forum (ADF) yang digelar di Kota Antalya, Turki, Jumat (11/4/2025).
Menurut Presiden Prabowo, persahabatan Indonesia dan Turki memiliki akar sejarah dan ikatan emosional yang kuat, terutama sejak era Kesultanan Ottoman.
“Saya sangat yakin Turki memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia. Indonesia sebagai negara mayoritas Muslim, dan Kesultanan Ottoman yang dulu dianggap pemimpin dunia Islam, telah membentuk hubungan yang erat selama berabad-abad,” ujar Prabowo.
Presiden Prabowo juga menyinggung catatan sejarah bahwa Kesultanan Ottoman pernah membantu kerajaan-kerajaan di wilayah Sumatera dalam menghadapi kekuatan penjajah.
“Banyak wilayah di Indonesia merasakan pengaruh Ottoman. Dalam beberapa kasus, ketika kami diserang oleh kekuatan asing, Ottoman datang membantu para sultan kami. Jadi, ada ikatan emosional yang kuat,” lanjutnya.
Hubungan erat itu, kata Presiden Prabowo, masih terjaga hingga kini. Pada 2025, Indonesia dan Turki memperingati 75 tahun hubungan diplomatik. Ia juga mengungkapkan interaksi masyarakat kedua negara semakin meningkat dari tahun ke tahun.
“Presiden Erdogan mengatakan tiap tahun ada 200.000 wisatawan Indonesia yang mengunjungi Turki, biasanya setelah umrah. Sementara itu, ada sekitar 50.000 warga Turki yang datang ke Indonesia. Meski jaraknya jauh, hubungan kita sangat erat dan kolaborasi berlangsung baik di berbagai sektor,” kata Prabowo.
Antalya Diplomacy Forum sendiri merupakan forum tingkat tinggi yang telah rutin digelar sejak 2021. Forum ini mempertemukan para pemimpin negara, menteri luar negeri, akademisi, pakar kebijakan, dan pelaku bisnis global untuk membahas tema “Diplomasi sebagai Kekuatan Penyeimbang di Tengah Fragmentasi Global”.
Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kegiatan di ADF menjadi agenda terakhir Presiden Prabowo di Turki. Seusai menghadiri forum, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan diplomatiknya ke Kairo, Mesir.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




