Penyair Terkenal Palestina Meninggal Akibat Kelaparan di Gaza
Sabtu, 6 September 2025 | 12:02 WIB
Gaza, Beritasatu.com – Sarjana dan penyair Palestina terkenal Omar Harb, meninggal dunia akibat kelelahan dan kelaparan di Jalur Gaza yang diperparah blokade Israel.
Media Mesir Youm7 melaporkan, Harb wafat pada Kamis (4/9/2025), setelah kesehatannya terus menurun drastis dalam beberapa minggu terakhir karena kekurangan gizi.
Dalam wawancara dengan Al Jazeera tiga minggu sebelum kematiannya, Harb mengaku kesehatannya memburuk akibat blokade panjang Israel. Ia juga kehilangan sedikitnya 26 anggota keluarga, termasuk istri, anak-anak, dan cucu-cucu, serta lima rumah keluarga yang hancur akibat serangan.
Sebelum Oktober 2023, Harb memiliki berat badan hampir 120 kilogram. Namun, saat terakhir muncul di media, berat badannya turun drastis hingga di bawah 40 kilogram. “Saya melihat foto-foto saya sebelum dan sesudah, dan saya berpikir tidak mungkin orangnya sama,” ujarnya kala itu.
Harb sempat meminta bantuan berupa makanan, obat-obatan, dan kursi roda baru, namun tidak satu pun yang ia terima sebelum wafat.
Lulusan Universitas Al-Azhar Mesir ini dikenal sebagai cendekiawan, penulis, sekaligus penyair ternama yang aktif hingga serangan Israel melumpuhkan Gaza.
Menurut otoritas kesehatan Palestina, total korban tewas akibat kelaparan di Jalur Gaza telah mencapai 370 orang, mayoritas anak-anak, perempuan, dan lansia. Sekitar 1,9 juta warga mengalami kekurangan gizi, dengan 641.000 di antaranya berada dalam kondisi kelaparan parah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




