Korea Selatan Yakin Korut Punya 2 Ton Uranium Siap Jadi Senjata Nuklir
Kamis, 25 September 2025 | 15:50 WIB
Seoul, Beritasatu.com- Menteri Unifikasi Korea Selatan (Korsel) Chung Dong-young menyakini Korea Utara (Korut) memiliki hingga dua ton alias 2.000 kilogram uranium yang diperkaya tinggi, yang merupakan bahan utama yang digunakan untuk memproduksi hulu ledak nuklir.
“Badan intelijen memperkirakan cadangan uranium yang diperkaya tinggi dengan kemurnian lebih dari 90% milik Korea Utara mencapai hingga 2.000 kilogram. Bahkan pada saat ini, sentrifus uranium Korea Utara masih beroperasi di empat lokasi," kata Chung Dong-young, melansir France24, Kamis (25/9/2025).
Chung Dong-young menjelaskan, hanya dengan lima hingga enam kilogram plutonium sudah cukup untuk membuat satu bom nuklir. Artinya, dengan cadangan hingga 2.000 kilogram uranium yang dapat dialokasikan untuk produksi plutonium, Korea Utara dinilai berpotensi mampu memproduksi sejumlah besar senjata nuklir.
"Menghentikan pengembangan nuklir Korea Utara adalah masalah mendesak, tetapi sanksi tidak akan efektif dan satu-satunya solusi terletak pada pertemuan puncak antara Korea Utara dan Amerika Serikat (AS),” jelas Chung Dong-young.
Sementara itu, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada pekan ini menyatakan bersedia bertemu dan menggelar perundingan dengan AS asalkan Korea Utara tetap dapat mempertahankan senjata nuklirnya.
Korea Utara sendiri diketahui melakukan uji coba nuklir pertamanya pada 2006 dan berada di bawah serangkaian sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atas program senjata nuklirnya tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




