Ukraina Gagal Dapat Restu Rudal Tomahawk dari Trump
Sabtu, 18 Oktober 2025 | 20:34 WIB
Washington, Beritasatu.com- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tampaknya pulang dengan tangan hampa dari pertemuan di Gedung Putih setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengindikasikan pihaknya belum siap memasok rudal jelajah Tomahawk yang sangat dibutuhkan Ukraina untuk memperkuat diri melawan Rusia.
Zelensky mengatakan dalam pertemuan bilateral yang digelar pada Jumat (17/10/2025) waktu setempat tersebut, ia dan Trump telah membahas rudal jarak jauh, tetapi memutuskan untuk tidak membuat pernyataan terkait hal tersebut karena AS tidak menginginkan adanya eskalasi.
Orang nomor satu di Ukraina tersebut mengisyaratkan negaranya dapat menawarkan drone sebagai imbalan atas rudal Tomahawk, tawaran yang disambut Trump dengan senyuman dan anggukan.
“Prospek Ukraina memiliki rudal Tomahawk telah membuat Rusia takut karena rudal itu merupakan senjata yang kuat,” ujar Zelensky saat ditanya oleh seorang reporter di luar Gedung Putih, mengutip BBC, Sabtu (18/10/2025).
Saat ditanya apakah setelah pertemuan dengan Trump ini ia lebih optimistis Ukraina akan mendapatkan rudal Tomahawk, Zelensky hanya menjawab dengan jawaban diplomatis.
"Saya realistis,” tambahnya.
Sementara itu, meski Trump tak secara terang-terangan menolak penawaran Ukraina, namun Trump menegaskan ia berharap Ukraina tak akan membutuhkan rudal tersebut.
"Semoga Ukraina tidak membutuhkannya, semoga kita bisa mengakhiri perang tanpa memikirkan rudal Tomahawk," ujar Trump.
Orang nomor satu di AS itu menggambarkan rudal Tomahawk sebagai masalah besar.
“Memasok rudal Tomahawk ke Ukraina dapat menyebabkan eskalasi lebih lanjut dalam konflik,” tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




