Drone Iran Hantam Kilang Minyak Saudi, Ini Penampakannya
Selasa, 3 Maret 2026 | 10:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Citra satelit terbaru mengungkap dampak serangan drone Iran yang menargetkan salah satu kilang minyak terbesar di dunia, Ras Tanura Refinery di Arab Saudi. Kilang yang dimiliki raksasa energi Saudi Aramco itu sempat ditutup sementara saat otoritas menangani situasi darurat.
Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyampaikan kepada televisi pemerintah, dua drone berhasil dicegat di atas fasilitas tersebut pada Senin (2/3/2026) waktu setempat. Namun, puing-puing drone yang jatuh memicu kebakaran di area kilang. Menurut laporan abc.net,au, Senin, tidak ada laporan korban sipil dalam insiden ini.
Citra satelit dari Vantor memperlihatkan kepulan asap besar membumbung dari kompleks kilang. Video terverifikasi dari darat juga menunjukkan dampak kebakaran akibat serangan tersebut.
Ras Tanura memproduksi lebih dari 500.000 barel minyak per hari dan menjadi terminal ekspor penting bagi minyak mentah Arab Saudi karena lokasinya yang strategis di kawasan Teluk Persia.
Insiden ini memicu spekulasi harga minyak dunia berpotensi melonjak jika konflik di kawasan terus berlanjut. Kekhawatiran meningkat terutama terkait kelancaran distribusi melalui Selat Hormuz, jalur pelayaran vital yang menghubungkan Teluk Persia ke samudra dunia.
Sekitar 20% pasokan minyak global melewati jalur tersebut. Kawasan ini, yang meliputi Arab Saudi, Irak, Iran, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Oman, menyumbang sekitar 27% produksi minyak mentah dunia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




