ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ditutup Kembali Iran, 8 Kapal Lolos dari Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 02:00 WIB
S
S
Penulis: Sukarjito | Editor: JTO
Ilustrasi kapal-kapal perang AS mengepung Selat Hormuz.
Ilustrasi kapal-kapal perang AS mengepung Selat Hormuz. (Gemini AI/Gemini AI)

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah ketidakpastian status Selat Hormuz, sedikitnya delapan kapal tanker minyak dan gas berhasil melintasi jalur strategis tersebut. Pergerakan ini terjadi setelah Iran sempat membuka akses pelayaran secara sementara selama masa gencatan senjata.

Data pelacakan maritim dari Kpler mencatat satu kapal tanker minyak mentah, empat kapal pengangkut gas petroleum cair (LPG), dua kapal tanker minyak dan kimia, serta satu kapal produk minyak melintas pada Sabtu (18/4/2026) malam.

Sementara itu, platform MarineTraffic menunjukkan sejumlah kapal tanker lain masih berada di sekitar perairan dekat Pulau Larak, Iran. Wilayah ini menjadi titik krusial bagi kapal yang hendak keluar dari Teluk di bawah pengawasan ketat militer Iran.

ADVERTISEMENT

Pergerakan kapal terjadi di tengah situasi yang masih fluktuatif. Iran sebelumnya mengumumkan pembukaan jalur pelayaran, tetapi tetap mempertahankan kontrol ketat dan membuka kemungkinan penutupan kembali jika tekanan dari Amerika Serikat berlanjut.

Penutupan sebelumnya sempat menjebak ratusan kapal di kawasan Teluk. Kemacetan maritim ini menjadi salah satu yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir, dengan kapal menunggu berhari-hari hingga berminggu-minggu tanpa kepastian.

Dampaknya langsung terasa pada biaya logistik global. Tarif pengiriman melonjak tajam akibat tingginya risiko, sementara sebagian kapal memilih menghindari jalur tersebut karena ancaman serangan atau ranjau laut.

Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Setiap gangguan di kawasan ini berpotensi memicu gejolak harga energi dan memengaruhi stabilitas ekonomi global.

Meski sejumlah kapal mulai bergerak, kondisi di lapangan belum sepenuhnya normal. Ketidakpastian status jalur pelayaran membuat pelaku industri energi dan logistik global tetap siaga tinggi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kesepakatan Damai AS-Iran Bawa Harapan Baru bagi Ekonomi Indonesia

Kesepakatan Damai AS-Iran Bawa Harapan Baru bagi Ekonomi Indonesia

LIFESTYLE
Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Kesepakatan Nuklir Gagal

Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Kesepakatan Nuklir Gagal

INTERNASIONAL
Donald Trump Klaim AS-Iran Siap Berdamai, Benarkah?

Donald Trump Klaim AS-Iran Siap Berdamai, Benarkah?

INTERNASIONAL
Naskah Perjanjian Damai AS-Iran Rampung, Pakistan Klaim Tinggal Teken

Naskah Perjanjian Damai AS-Iran Rampung, Pakistan Klaim Tinggal Teken

INTERNASIONAL
Trump Tunda Operasi Rahasia AS untuk Rebut Uranium Iran

Trump Tunda Operasi Rahasia AS untuk Rebut Uranium Iran

INTERNASIONAL
Iran Klaim Trump Sepakat Lepas Aset Beku Senilai Rp 428 Triliun

Iran Klaim Trump Sepakat Lepas Aset Beku Senilai Rp 428 Triliun

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon