ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Panama Kecam Iran Sita Kapal di Selat Hormuz

Kamis, 23 April 2026 | 09:47 WIB
HH
HH
Penulis: Harumbi Prastya Hidayahningrum | Editor: HP
Ilustrasi - MSC Francesca, kapal milik Italia yang berlayar di bawah bendera Panama, saat melintasi Selat Hormuz.
Ilustrasi - MSC Francesca, kapal milik Italia yang berlayar di bawah bendera Panama, saat melintasi Selat Hormuz. (Gemini AI)

Panama City, Beritasatu.com - Pemerintah Panama mengutuk keras tindakan Iran yang menyita kapal kargo MSC Francesca, kapal milik Italia yang berlayar di bawah bendera Panama, saat melintasi Selat Hormuz.

Kementerian Luar Negeri Panama menyatakan penyitaan tersebut sebagai tindakan ilegal yang melanggar prinsip kebebasan navigasi internasional.

“Kapal tersebut sedang melintasi Selat Hormuz ketika disita dan dibawa secara paksa ke perairan teritorial Iran,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan melalui platform X, sebagaimana dikutip pada Kamis (23/4/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Panama, langkah Iran tersebut menimbulkan ancaman serius terhadap keamanan maritim global, khususnya di kawasan Selat Hormuz yang merupakan jalur vital perdagangan dunia.

Pemerintah Panama juga menilai tindakan tersebut sebagai bentuk eskalasi yang tidak perlu, terutama di tengah upaya komunitas internasional untuk menjaga stabilitas dan keterbukaan jalur pelayaran internasional.

“Tindakan Iran menimbulkan ancaman serius terhadap keamanan maritim dan merupakan eskalasi yang tidak perlu pada saat komunitas internasional mengadvokasi agar Selat Hormuz tetap terbuka untuk navigasi internasional tanpa ancaman atau pemerasan dalam bentuk apa pun,” lanjut pernyataan tersebut.

Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia, khususnya untuk distribusi minyak dan energi. Setiap gangguan di kawasan ini berpotensi berdampak luas terhadap perdagangan global.

Penyitaan kapal MSC Francesca menambah daftar ketegangan di kawasan tersebut, seiring meningkatnya konflik antara Iran dan sejumlah negara Barat.

Hingga kini, situasi di Selat Hormuz masih menjadi sorotan internasional, dengan berbagai pihak menyerukan deeskalasi guna menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran arus perdagangan global.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Iran Tutup Selat Hormuz karena AS Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tutup Selat Hormuz karena AS Langgar Kesepakatan Damai

INTERNASIONAL
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Saat Pelayaran Kapal Mulai Pulih

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Saat Pelayaran Kapal Mulai Pulih

EKONOMI
Iran Umumkan Aturan Baru bagi Kapal yang Ingin Melintasi Selat Hormuz

Iran Umumkan Aturan Baru bagi Kapal yang Ingin Melintasi Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Trump Klaim AS Diam-diam Loloskan 87 Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz

Trump Klaim AS Diam-diam Loloskan 87 Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Pelayaran Kapal Tanker Mulai Aktif Kembali di Selat Hormuz

Pelayaran Kapal Tanker Mulai Aktif Kembali di Selat Hormuz

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon