Pejabat Sepak Bola Iran Ditolak Masuk Kanada Jelang Kongres FIFA
Kamis, 30 April 2026 | 12:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyatakan sejumlah pejabat sepak bola Iran ditolak masuk ke negaranya menjelang Kongres FIFA di Vancouver. Ia menyebut penolakan para delegasi Iran tersebut sebagai hal yang tidak disengaja.
Anand mengonfirmasi laporan kantor berita Iran, Tasnim, yang menyebut Presiden Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj dan dua pejabat lainnya ditolak masuk saat tiba di Bandara Pearson, Toronto.
“Itu bukan keputusan langsung saya, tetapi pemahaman saya adalah bahwa ada pencabutan izin masuk. Hal itu tidak disengaja, namun saya serahkan kepada menteri terkait untuk menjelaskannya,” kata Anand, dikutip dari ESPN, Kamis (30/4/2026).
Laporan Tasnim menyebut penolakan disertai “perilaku yang tidak pantas dari petugas imigrasi” di bandara tersebut. Sementara itu, media Iran International melaporkan bahwa Mehdi sebenarnya telah mendapatkan visa pada Senin (27/4/2026).
Namun, Mehdi kemudian dipulangkan dari Kanada pada Selasa (28/4/2026) malam karena diduga memiliki keterkaitan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Pemulangan itu dilakukan karena IRGC telah ditetapkan sebagai organisasi teroris di Kanada.
Menanggapi hal ini, kantor Menteri Imigrasi Kanada Lena Diab menyatakan setiap permohonan visa ditinjau secara individual. Oleh karena kebijakan pemerintah itu, Mehdi terpaksa ditolak menghadiri Kongres FIFA.
“Meskipun kami tidak dapat mengomentari kasus individu karena undang-undang privasi, pemerintah telah bersikap jelas dan konsisten yakni pejabat IRGC tidak dapat diterima di Kanada dan tidak memiliki tempat di negara kami,” ujar juru bicara kementerian imigrasi, Taous Ait.
Kongres FIFA dijadwalkan berlangsung mulai Kamis (30/4/2026) di Vancouver, hanya beberapa minggu sebelum Piala Dunia yang akan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni 2026 mendatang.
Acara tersebut diharapkan dihadiri oleh perwakilan dari 211 federasi anggota FIFA. Namun, perwakilan Iran tidak terlihat hadir dalam pertemuan besar konfederasi sepak bola Asia bersama Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya.
Dalam pertemuan tersebut, tidak ada pembahasan mengenai partisipasi Iran di Piala Dunia atau kemungkinan pemindahan pertandingan mereka dari Amerika Serikat di tengah ketegangan antara kedua negara. Iran dijadwalkan memulai laga Piala Dunia di Grup G pada 15 Juni 2026 melawan Selandia Baru di Inglewood, California, sebelum menghadapi Mesir dan Belgia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




