ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wabah Ebola di Kongo, WHO: 75 Nakes Terinfeksi dan 17 Meninggal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:25 WIB
RA
RA
Penulis: Rizky Pradita Ananda | Editor: RP
Badan Kesehatan Dunia mencatat sebanyak 75 tenaga kesehatan di Kongo telah terinfeksi ebola saat menjalankan tugas.
Badan Kesehatan Dunia mencatat sebanyak 75 tenaga kesehatan di Kongo telah terinfeksi ebola saat menjalankan tugas. (AP Photo/Moses Sawasawa)

Kongo, Beritasatu.com – Wabah ebola di Republik Demokratik Kongo terus menimbulkan korban, termasuk di kalangan tenaga kesehatan (nakes). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat setidaknya 75 tenaga medis telah terinfeksi saat menjalankan tugas, dengan sejumlah di antaranya meninggal dunia.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pelaksana WHO untuk Tanggap Darurat Wilayah Afrika, Dr Marie-Roseline Belizaire, mengatakan sebagai garda terdepan dan kerap melakukan kontak dekat dengan pasien terinfeksi, nakes menjadi kelompok yang paling rentan terpapar pada fase awal penyebaran wabah.

"Saat awal terjadi wabah, tenaga kesehatan akan menjadi yang pertama terinfeksi. Sejauh ini, kami mencatat 75 petugas kesehatan yang terinfeksi ebola saat menjalankan tugasnya, dan di antaranya 17 orang meninggal. Angka ini menunjukkan 20,46% dari mereka yang terinfeksi meninggal karena penyakit tersebut," kata Belizaire dalam konferensi pers di Jenewa, Jumat (19/6/2026), dilansir dari Antara, Sabtu (20/6/2026). 

ADVERTISEMENT

Menurut WHO, penyebaran ebola di Kongo masih berlangsung cepat meskipun berbagai langkah kesehatan masyarakat telah diperketat untuk menekan laju penularan. Level wabah penyakit menular ini juga masih termasuk ke dalam level serius. 

Ia menjelaskan situasi wabah terus berkembang dengan penularan yang kini tercatat di 33 zona kesehatan yang tersebar di tiga provinsi. Data Kementerian Kesehatan Kongo menunjukkan hingga saat ini terdapat 896 kasus ebola yang telah terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 232 pasien meninggal dunia, sementara 78 orang dinyatakan sembuh.

Sebagai informasi, pada Mei 2026, WHO telah menetapkan status wabah ebola yang terjadi di Kongo dan Uganda sebagai keadaan darurat kesehatan yang berpotensi menimbulkan risiko lintas negara. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon