Pemilik Bengkel Vespa Diduga Tipu 63 Orang, Korban Rugi Rp 1,5 Miliar
Jumat, 8 Agustus 2025 | 06:14 WIB
Bekasi, Beritasatu.com – Pemilik bengkel jual beli Vespa di Jalan Cipendawa Baru, Kota Bekasi, Jawa Barat, berinisial AWP, dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan terhadap puluhan orang. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar.
Salah satu korban, Andree Noviar Pradana, mengungkapkan dirinya ditawari AWP untuk transaksi jual beli Vespa jenis PTS pada Januari 2025. Ia menyerahkan uang Rp 25,5 juta, tetapi barang tidak kunjung diterima.
"Barang tidak dapat, uang raib," kata Andree, Kamis (7/8/2025).
Kecurigaan muncul ketika 2 bulan kemudian bengkel milik AWP mendadak tutup. Andree pun melacak keberadaan pelaku dan menemukannya di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada 29 Juni 2025.
Dalam pertemuan tersebut, AWP mengakui kesalahannya dan berdalih belum dapat mengembalikan uang korban karena mengalami kesulitan ekonomi. Ia bahkan mengaku siap dipenjara.
AWP sempat berencana menjual ruko bengkel miliknya seharga Rp 1,7 miliar. Namun, setelah ditelusuri, sertifikat hak milik ruko itu ternyata telah dijaminkan ke bank senilai Rp 1,2 miliar, sehingga tidak cukup menutupi seluruh kerugian.
Merasa tidak ada kepastian, Andree bersama belasan korban lainnya melaporkan AWP ke Polres Metro Bekasi Kota pada 17 Juli 2025.
Dari hasil penelusuran, AWP diduga menipu setidaknya 63 orang dengan berbagai modus, mulai dari jual beli vespa, servis, restorasi, hingga penjualan suku cadang dan aksesori.
Korban berasal dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bogor, Karawang, Palembang, Riau, Cikarang, Subang, hingga Wonosobo.
"Ada dari Jakarta, Bogor, Palembang, Riau, Karawang, Cikarang, Subang, Wonosobo, dengan kerugian Rp 1,5 miliar," jelas Andree.
Andree berharap laporannya akan diproses dan pelaku dihukum setimpal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




