ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bocah Depok Tewas Dianiaya Ibu Tiri, KPAI: Ini Termasuk Filisida

Kamis, 23 Oktober 2025 | 21:49 WIB
AF
DM
Penulis: Anisa Fauziah | Editor: DM
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini menyoroti kasus tragis tewasnya bocah berusia enam tahun yang diduga dianiaya ibu tirinya hingga meninggal dunia. Menurut Diyah, kasus ini termasuk dalam kategori filisida, yakni pembunuhan yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak. Salah satu bentuk kekerasan paling berat terhadap anak.
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini menyoroti kasus tragis tewasnya bocah berusia enam tahun yang diduga dianiaya ibu tirinya hingga meninggal dunia. Menurut Diyah, kasus ini termasuk dalam kategori filisida, yakni pembunuhan yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak. Salah satu bentuk kekerasan paling berat terhadap anak. (Beritasatu.com/Wawan Kurniawan)

Jakarta, Beritasatu.com - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini menyoroti kasus tragis tewasnya bocah berusia enam tahun yang diduga dianiaya ibu tirinya hingga meninggal dunia. 

Menurut Diyah, kasus ini termasuk dalam kategori filisida, yakni pembunuhan yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak. Salah satu bentuk kekerasan paling berat terhadap anak.

“Kejadian ini termasuk dalam kategori filisida, yakni pembunuhan orang tua terhadap anak. Kasus seperti ini tidak bisa diremehkan karena di Indonesia jumlahnya tinggi sekali,” ujar Diyah di Beritasatu Utama, Rabu (22/10/2025).

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data KPAI, sepanjang 2024 tercatat 60 kasus filisida, sedangkan hingga Oktober 2025 sudah ada 43 kasus serupa di berbagai wilayah Indonesia. Diyah memastikan KPAI telah berkoordinasi dengan Polres Metro Depok agar kasus ini diproses secara hukum dan tuntas.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Metro Depok untuk memastikan kasus ini segera diproses,” imbuhnya.

Selain itu, KPAI juga mendukung autopsi jenazah korban guna memastikan penyebab kematian serta mengungkap pola kekerasan yang dialami. Anak yang meninggal dengan kematian tidak wajar harus diautopsi. "Autopsi menjadi kunci mengetahui apakah kekerasan itu baru terjadi atau sudah berlangsung lama,” kata Diyah.

KPAI menduga kekerasan terhadap korban telah terjadi berulang kali sebelum akhirnya menyebabkan kematian. “Biasanya sebelum terjadi filisida, sudah ada kekerasan sebelumnya. Anak sering dipukul, dicubit, ini pola yang berulang,” ungkapnya.

KPAI bekerja sama dengan Asosiasi Psikolog Forensik Indonesia (Apsifor) untuk menelusuri kondisi psikologis pelaku, lingkungan keluarga, serta dampak sosial yang timbul.

Diyah menegaskan, lemahnya pengawasan terhadap anak, terutama dalam rumah tangga dengan orang tua tiri, menjadi faktor yang perlu diwaspadai. Ia juga menyerukan respons cepat dari lingkungan sekitar, termasuk tetangga dan pihak sekolah, jika muncul tanda-tanda kekerasan terhadap anak.

“Yang paling penting sekarang memastikan kebenaran laporan warga soal luka pada tubuh anak ini melalui pemeriksaan medis,” tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bareskrim Kawal Kasus Bocah Tewas Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi

Bareskrim Kawal Kasus Bocah Tewas Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi

JAWA BARAT
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Kematian Bocah di Sukabumi

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Kematian Bocah di Sukabumi

JAWA BARAT
Bocah Tewas di Sukabumi Dimakamkan, Keluarga Minta Publik Bijak

Bocah Tewas di Sukabumi Dimakamkan, Keluarga Minta Publik Bijak

JAWA BARAT
Kasus Bocah Depok Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Pelaku Biarkan Korban Tewas

Kasus Bocah Depok Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Pelaku Biarkan Korban Tewas

JAWA BARAT
Bongkar Makam, Polisi Ungkap Penyebab Kematian Bocah 6 Tahun di Depok

Bongkar Makam, Polisi Ungkap Penyebab Kematian Bocah 6 Tahun di Depok

JAWA BARAT
Polisi Bongkar Makam Bocah Korban Ibu Tiri di Depok, Ungkap Fakta Baru

Polisi Bongkar Makam Bocah Korban Ibu Tiri di Depok, Ungkap Fakta Baru

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT