ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sepeda Motor Tabrak Pembatas Jembatan, 2 Orang Tewas di Banyumas

Rabu, 16 Juli 2025 | 12:08 WIB
DA
JS
Penulis: Dian Aprilianingrum | Editor: JAS
Petugas mengevakuasi salah satu dari dua jenazah korban kecelakaan sepeda motor menabrak pembatas jembatan di Jalan Raya Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu, 16 Juli 2025.
Petugas mengevakuasi salah satu dari dua jenazah korban kecelakaan sepeda motor menabrak pembatas jembatan di Jalan Raya Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu, 16 Juli 2025. (Beritasatu.com/Dian Aprilianingrum)

Banyumas, Beritasatu.com - Dua orang tewas dalam kecelakaan tunggal di Jalan Raya Kedungrandu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (16/7/2025) dini hari.

Peristiwa nahas ini mengakibatkan sepasang suami istri, Riski Gita Romadoni (30) dan Oktaviani Dwi Saputri (29), warga Desa Ciberem, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, tewas di lokasi kejadian.

Kanitgakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Susanto, menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario berpelat nomor R 6174 RD yang mereka kendarai melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang.

Baca Juga: Gratis dan Berbasis Asrama, Sekolah Rakyat Banyumas Bikin Haru

“Sesampainya di TKP diduga kurang konsentrasi, tiba-tiba sepeda motornya oleng ke arah kiri dan menabrak pembatas jembatan. Kejadiannya pukul 02.30 WIB," terang Susanto kepada wartawan, Rabu (16/7/2025).

Akibat benturan keras, Riski terpental ke sungai, sedangkan Oktaviani terjerembap ke dalam selokan bersama sepeda motornya. Keduanya ditemukan tewas di tempat kejadian.

Salah seorang saksi mata, Sugiarto, menuturkan beberapa warga di sekitar lokasi langsung keluar rumah setelah mendengar suara benturan keras.

Baca Juga: Serunya Wisata Edukasi Petik dan Cicip Buah Melon di Banyumas

"Setelah dicek, warga mendapati seorang perempuan dalam kondisi tak bernyawa dan sepeda motor di dalam selokan dekat jembatan. Kami laporan ke polsek kemudian dievakuasi," ujar Sugiarto.

Awalnya, warga menduga hanya ada satu korban. Namun, kecurigaan muncul saat salah satu warga mengarahkan senter ke arah sungai dan melihat sebuah helm berwarna merah muda. “Kami turun ke sungai dan ternyata ada satu jenazah," imbuhnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon