Kronologi Kecelakaan Maut KA Sembrani dengan Pemotor di Batang
Jumat, 3 April 2026 | 07:49 WIB
Batang, Beritasatu.com - Kecelakaan maut di pelintasan kereta kembali terjadi. Seorang pengendara sepeda motor (pemotor) tewas setelah menerobos palang pintu yang sudah tertutup di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 10.12 WIB di pelintasan sebidang Kasepuhan, Desa Denasri Kulon, jalur Batang–Pekalongan. Lokasi ini dikenal sebagai kawasan dengan aktivitas lalu lintas warga yang cukup padat.
Korban diketahui bernama Tofani (53), warga Pekalongan. Ia nekat melintas menggunakan sepeda motor Yamaha Xeon bernomor polisi G 3310 MT saat palang pintu telah tertutup.
Pada saat bersamaan, Kereta Api Sembrani melaju dari arah Surabaya menuju Jakarta. Sistem pengamanan pelintasan telah aktif, tetapi korban tetap memaksakan diri melintas.
Kapolsek Batang Kota AKP Hozali menegaskan tindakan korban menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.
“Korban tetap menerobos saat palang pintu sudah tertutup. Itu yang menyebabkan terjadinya kecelakaan,” ujar Hozali.
Benturan keras tak terhindarkan. Korban mengalami luka fatal dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Secara terpisah, PT KAI Daop 4 Semarang memastikan prosedur keselamatan telah dijalankan. Masinis disebut telah membunyikan seruling lokomotif sebagai peringatan berulang kali sebelum kejadian.
“Sebelum kejadian, masinis sudah memberikan peringatan berkali-kali agar pengendara menjauh dari jalur,” kata Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif.
Akibat insiden tersebut, perjalanan KA Argo Sembrani Tambahan sempat dihentikan melalui mekanisme berhenti luar biasa (BLB) untuk memastikan kondisi rangkaian tetap aman.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh awak sarana perkeretaapian (ASP), kereta dinyatakan layak melanjutkan perjalanan dan kembali beroperasi sekitar pukul 10.15 WIB.
Meski tidak menimbulkan gangguan panjang, kejadian ini kembali menjadi peringatan serius terkait rendahnya kepatuhan pengguna jalan di perlintasan sebidang.
PT KAI mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu dan tidak memaksakan diri melintas saat palang pintu telah tertutup.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu dan tidak memaksakan diri melintas saat palang pintu sudah tertutup,” ujar Luqman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




