ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Anak-anak Betah di Asrama, Ini Rahasia Sekolah Rakyat Malang

Selasa, 29 Juli 2025 | 13:36 WIB
DF
DM
Penulis: Didik Fibrianto | Editor: DM
Setelah dua minggu mengikuti kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Tlogowaru, Kedungkandang, Kota Malang, ratusan siswa mulai merasa betah tinggal di asrama.
Setelah dua minggu mengikuti kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Tlogowaru, Kedungkandang, Kota Malang, ratusan siswa mulai merasa betah tinggal di asrama. (Beritasatu.com/Didik Fibrianto)

Malang, Beritasatu.com - Setelah dua minggu mengikuti kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Tlogowaru, Kedungkandang, Kota Malang, ratusan siswa mulai merasa betah tinggal di asrama.

Tak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, para siswa juga menjalani pendidikan karakter yang membuat pengalaman belajar mereka terasa berbeda dibandingkan sekolah umum.

Salah satu siswa, Kurnia Pangestu mengungkapkan, awalnya banyak temannya merasa sedih dan menangis karena rindu rumah. Namun kini, semuanya mulai beradaptasi dan menikmati keseharian di asrama.

ADVERTISEMENT

“Kalau kangen rumah, saya cari kegiatan biar enggak kepikiran. Sekarang sudah mulai terbiasa,” ujarnya, Selasa (29/7/2025).

Menurut Kurnia, fasilitas di asrama sangat memadai, mulai dari tempat tinggal hingga makanan bergizi yang disiapkan setiap hari. “Menunya enak dan bergizi. Semua sudah diatur supaya kita tetap sehat,” tambahnya.

Kepala SRMP 16 Malang Rida Afriliyasanti menjelaskan, dua minggu pertama merupakan masa penyesuaian bagi siswa. “Mayoritas sudah mulai kerasan. Anak-anak diajarkan disiplin sejak awal,” katanya.

Kegiatan harian dimulai pukul 04.00 WIB dengan ibadah, senam, mandi, dan sarapan. Setelah itu, mereka mengikuti pembelajaran literasi, makan siang, lalu pengenalan kegiatan ekstrakurikuler pada sore hari.

“Anak-anak yang biasanya bebas di rumah, kini harus membiasakan diri dengan jadwal yang lebih tertib. Bahkan yang tidak suka air putih pun dilatih minum teratur,” ungkap Rida.

Untuk menjaga semangat belajar dan mental siswa, kunjungan orang tua dijadwalkan dua pekan sekali. Orang tua pun memahami ini bagian dari proses untuk membentuk kemandirian anak.

Dengan sistem pembelajaran terstruktur dan pendekatan karakter yang kuat, sekolah rakyat di Kota Malang mulai membuktikan diri sebagai model pendidikan alternatif yang patut diperhitungkan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

AHY Tak Ingin Renovasi Sekolah Lupakan Perbaikan Toilet

AHY Tak Ingin Renovasi Sekolah Lupakan Perbaikan Toilet

NASIONAL
Buka Lowongan 5.000 Guru Sekolah Rakyat, Mensos Ngaku Masih Kekurangan

Buka Lowongan 5.000 Guru Sekolah Rakyat, Mensos Ngaku Masih Kekurangan

NASIONAL
Mensos Tegaskan Tak Ada Siswa Titipan Masuk Sekolah Rakyat

Mensos Tegaskan Tak Ada Siswa Titipan Masuk Sekolah Rakyat

NASIONAL
Sekolah Rakyat Aceh 2 Sudah 60 Persen, Siap Tampung 1.170 Siswa

Sekolah Rakyat Aceh 2 Sudah 60 Persen, Siap Tampung 1.170 Siswa

NASIONAL
Sekolah Rakyat di Kuantan Singingi Ditargetkan Tampung 1.000 Siswa

Sekolah Rakyat di Kuantan Singingi Ditargetkan Tampung 1.000 Siswa

NASIONAL
Kawal Program Prabowo, Dudung Tinjau Sekolah Rakyat di Malang

Kawal Program Prabowo, Dudung Tinjau Sekolah Rakyat di Malang

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon