9 Jenazah Korban Tragedi Al-Khoziny Ditemukan, Cold Storage Disiapkan
Sabtu, 4 Oktober 2025 | 16:43 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur terus mengintensifkan proses identifikasi terhadap korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo.
Hingga saat ini, sudah ada sembilan kantong jenazah yang diterima Posko DVI di RS Bhayangkara Surabaya.
Kepala Bidang Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Khusnan Marzuki mengungkapkan proses identifikasi korban dilakukan secepat dan setepat mungkin, dengan mengandalkan data primer berupa sampel DNA serta data sekunder seperti foto dan rekam medis.
"Hingga Sabtu pagi ini, kami telah menerima sembilan kantong jenazah korban dari lokasi kejadian," ujar Kombes Khusnan di RS Bhayangkara kepada wartawan, Sabtu (4/10/2025).
Sekitar 57 sampel DNA dari pihak keluarga korban sudah dikirim ke Puslabfor Mabes Polri guna proses pencocokan. Hasil DNA biasanya memerlukan waktu, sehingga pihak DVI juga meminta partisipasi aktif keluarga.
"Kami sangat berharap keluarga korban memberikan foto terakhir, selfie, atau data medis yang bisa mempercepat proses identifikasi," tambahnya.
Seiring mulai digunakannya alat berat dalam proses evakuasi di lokasi kejadian, tim DVI telah menyiagakan 50 petugas khusus serta sebuah cool storage berkapasitas 100 jenazah.
Hal ini dilakukan sebagai antisipasi jika ditemukan lebih banyak korban dalam kondisi sulit dikenali secara visual.
Evakuasi menggunakan alat berat berisiko mempercepat kerusakan tubuh korban, sehingga pencocokan DNA dan bukti pendukung lainnya menjadi sangat krusial.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




