ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Indonesia Buka 3 Juta Hektare Sawah Baru, Papua hingga Kalimantan

Minggu, 9 November 2025 | 15:42 WIB
MA
JS
Penulis: Muhammad Nanda Andrianta | Editor: JJS
Ilustrasi sawah.
Ilustrasi sawah. (Antara/Abdan Syakura)

Surabaya, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia mengambil langkah berani memperkuat program kedaulatan pangan nasional dengan menyiapkan 3 juta hektare lahan sawah baru yang membentang dari Papua hingga Kalimantan, termasuk Sumatera Selatan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan, proyek strategis ini mendukung program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan ketahanan pangan nasional.

"1 juta hektare lahan sawah baru itu ada di Papua. Tapi bukan itu saja, namun juga di Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan. Jadi total rencana (pembukaan lahan sawah baru) 3 juta hektare," ujar Menteri Amran Sulaiman seusai sarasehan di Research Center ITS Surabaya, Minggu (9/11/2025).

ADVERTISEMENT

Dalam forum yang dihadiri civitas akademika ITS, Amran Sulaiman menekankan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi untuk mempercepat pengembangan lahan baru.

Selain itu, inovasi teknologi dan mekanisasi pertanian menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian.

"Teknologi pertanian dan mekanisasi pertanian (yang menjadi atensi ketahanan pangan). Semua peralatan mulai panen, pengolahan tanah, sampai irigasi harus menggunakan teknologi modern, dan itu kita akan kolaborasi dengan ITS dan Kementan," jelasnya.

Pemerintah berharap dengan penerapan teknologi modern dan mekanisasi pertanian, lahan sawah baru dapat dimanfaatkan secara maksimal, sekaligus menciptakan pertanian yang berkelanjutan, modern, dan berdaya saing tinggi.

Dengan penambahan 3 juta hektare lahan sawah baru, pemerintah menargetkan peningkatan produksi pangan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan impor beras.

Langkah ini juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru di sektor pertanian dan mendukung pembangunan ekonomi regional di Papua, Kalimantan, dan Sumatera Selatan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon