ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pesan Mas Dhito bagi ASN Baru: Jangan Langgar Norma, Kerja dengan Hati

Kamis, 4 Desember 2025 | 23:52 WIB
GN
GV
Penulis: Gesa Vitara Puspa Nur | Editor: GV
Bupati Kediri Mas Dhito dalam acara kegiatan pelatihan dasar (Latsar) CPNS dan orientasi PPPK Tahun 2025 di Convention Hall, SLG pada Kamis 4 Desember 2025.
Bupati Kediri Mas Dhito dalam acara kegiatan pelatihan dasar (Latsar) CPNS dan orientasi PPPK Tahun 2025 di Convention Hall, SLG pada Kamis 4 Desember 2025. (Pemkab Kediri/Istimewa)

Kediri, Beritasatu.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan kepada ribuan ASN baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk menjaga integritas, bekerja dengan hati dan loyal melayani masyarakat.

Pesan itu disampaikan Mas Dhito saat menutup kegiatan pelatihan dasar (Latsar) CPNS dan orientasi PPPK Tahun 2025 di Convention Hall, SLG pada Kamis (4/12/2025) siang. Peserta kegiatan latsar dan orientasi diikuti 138 CPNS dan 833 PPPK.

"Kalau sudah jadi ASN itu tidak boleh melanggar norma-norma yang sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan, yang kedua harus bekerja dengan hati dan pikiran," kata Mas Dhito. 

ADVERTISEMENT

Mas Dhito mengungkapkan beberapa hal yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Kediri saat ini. Yakni, sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sosial. 

Pada sektor-sektor tersebut, ada beberapa hal yang menjadi perhatian Mas Dhito. Sebagai contoh di bidang pendidikan, Mas Dhito meminta setiap guru untuk menjaga moral para pelajar, termasuk mencegah terjadinya bullying di sekolah. 

Kemudian, sektor kesehatan terkait penanganan stunting. Menurut Mas Dhito dalam, membangun daerah tidak mungkin bisa dicapai secara individual. Perlu adanya kerja kolaborasi untuk bersama memajukan daerah dan melayani masyarakat. 

"Saya butuh orang yang jujur dan loyal kepada masyarakat," ungkap Mas Dhito. 

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kediri Noor Rokhayati menambahkan, latsar CPNS dan orientasi PPPK menjadi syarat bagi para peserta sebelum diangkat menjadi PNS secara penuh. 

"Setelah ini prosesnya ada SK pengangkatan sebagai PNS penuh. Begitu juga untuk PPPK statusnya otomatis akan berubah dari yang sebelumnya non ASN menjadi ASN, tanggung jawab tentunya akan berbeda makanya kita lakukan orientasi," terangnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Perketat Presensi, Mas Dhito Godok Pelaksanaan Kebijakan WFH

Perketat Presensi, Mas Dhito Godok Pelaksanaan Kebijakan WFH

NUSANTARA
Musrenbang RKPD 2027, Pelayanan Dasar Menjadi Fokus Pemerintahan Mas Dhito

Musrenbang RKPD 2027, Pelayanan Dasar Menjadi Fokus Pemerintahan Mas Dhito

NUSANTARA
Mas Dhito Tetap Komitmen Jaga Mutu Pelayanan Dasar di Tengah Tantangan Efisiensi

Mas Dhito Tetap Komitmen Jaga Mutu Pelayanan Dasar di Tengah Tantangan Efisiensi

NASIONAL
HUT KORPRI Ke-54, ASN Kabupaten Kediri Didorong Jaga Integritas dan Profesionalisme dalam Pengabdian

HUT KORPRI Ke-54, ASN Kabupaten Kediri Didorong Jaga Integritas dan Profesionalisme dalam Pengabdian

JAWA TIMUR
Menuju Generasi Emas 2045, Pemkab Kediri Bersama TP PKK Gelar Lomba Cipta Menu Ikan 2025

Menuju Generasi Emas 2045, Pemkab Kediri Bersama TP PKK Gelar Lomba Cipta Menu Ikan 2025

JAWA TIMUR
Ini Bentuk Perhatian Mas Dhito untuk Para Guru di Kabupaten Kediri

Ini Bentuk Perhatian Mas Dhito untuk Para Guru di Kabupaten Kediri

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon