BMKG Prediksi Surabaya akan Diterjang Banjir Rob Mei 2026
Kamis, 23 April 2026 | 13:14 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Banjir rob kembali merendam sejumlah wilayah pesisir di Kota Surabaya dan diprediksi akan terulang pada Mei 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan.
Hingga Rabu (22/4/2026), genangan banjir rob masih terjadi di kawasan Jalan Kalimas dan Jalan Kalianak. Kondisi ini sudah menjadi fenomena berulang di wilayah pesisir Surabaya.
Berdasarkan data BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, ketinggian air di kawasan Jalan Kalimas mencapai sekitar 25 sentimeter. Sementara di kawasan Kalianak, genangan air terpantau mencapai 15 sentimeter, termasuk di area permukiman warga.
Banjir rob tersebut berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. Di kawasan Kalimas, aktivitas bongkar muat di pelabuhan terganggu, sedangkan di Kalianak, aktivitas tambak garam dan perikanan ikut terdampak.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Sutarno mengatakan, banjir rob dipicu oleh fenomena fase bulan baru dan perigee yang meningkatkan ketinggian air laut maksimum.
“Biasanya air rob mulai naik sekitar pukul 10.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Banjir rob sering terjadi saat awal bulan dan saat bulan purnama. Warga dan pengendara diimbau tetap waspada, terutama saat melintas di wilayah tergenang karena air rob bersifat korosif,” ujar Sutarno kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).
BMKG memprediksi banjir rob serupa berpotensi kembali terjadi pada Mei 2026, terutama pada siang hari. Fenomena ini umumnya terjadi saat awal bulan dan fase bulan purnama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




