Aliansi Wong Nganjuk Bersatu Minta Program MBG Tetap Berjalan
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:58 WIB
Nganjuk Beritasatu.com – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Wong Nganjuk Bersatu menggelar aksi damai untuk menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program makan bergizi gratis (MBG), Kamis (18/6/2026). Kegiatan berlangsung di kawasan Alun-alun hingga Pendopo KRT Sosrokoesomo, Kabupaten Nganjuk.
Peserta aksi terdiri atas relawan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), ibu rumah tangga, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat. Mereka memulai kegiatan dengan konvoi tertib dari Stadion Anjuk Ladang menuju pusat pemerintahan daerah sambil membawa spanduk dan pamflet berisi pernyataan dukungan terhadap program MBG.
Koordinator aksi, Riki Sugianto, mengatakan program MBG dinilai telah memberikan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak sekaligus membantu mengurangi beban ekonomi keluarga.
"Program MBG sangat baik dan layak untuk terus dilanjutkan. Jika masih ada kekurangan dalam pelaksanaannya, maka yang perlu diperbaiki adalah sistem dan tata kelolanya, bukan menghentikan programnya," ujar Riki.
Menurutnya, program tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga perlu mendapat dukungan dari seluruh pihak. Ia juga mendorong agar pemerintah terus melakukan evaluasi guna menyempurnakan pelaksanaan program di lapangan.
Di Kabupaten Nganjuk, program MBG tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga kelompok rentan melalui skema MBG 3B yang diperuntukkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
Distribusi makanan bergizi dilakukan secara langsung dari dapur SPPG ke rumah penerima manfaat dengan melibatkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan kader lapangan. Pola penyaluran dari rumah ke rumah tersebut dinilai membantu memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak.
Selain menyampaikan dukungan terhadap program MBG, massa juga meminta pengawasan penggunaan anggaran diperkuat agar pelaksanaan program berlangsung transparan dan bebas dari penyimpangan.
"Kami berharap aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan penyalahgunaan anggaran. Programnya harus tetap berjalan, tetapi pelanggaran harus diproses sesuai hukum," kata Riki.
Sebagai bentuk dukungan, peserta aksi membubuhkan tanda tangan pada sebuah spanduk putih yang dijadikan petisi. Dokumen tersebut kemudian diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk agar diteruskan kepada pemerintah pusat sebagai aspirasi masyarakat.
Aksi berlangsung tertib dan mendapat pengawalan aparat keamanan. Perwakilan Pemerintah Kabupaten Nganjuk menerima langsung dokumen pernyataan sikap tersebut.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Nganjuk, Nafhan Thohawi, yang mewakili Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, menyatakan seluruh aspirasi masyarakat akan diteruskan kepada kepala daerah sesuai mekanisme yang berlaku.
"Kami akan menyampaikan aspirasi ini kepada Bupati Nganjuk untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah," ujar Nafhan.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, massa membubarkan diri secara tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi aksi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




