Review Film Freelance, Komedi Aksi Kurang Narasi dan Chemistry
Rabu, 25 Oktober 2023 | 11:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Film komedi aksi yang dibintangi John Cena, Freelance (2023) tayang perdana di bioskop Indonesia mulai Rabu (25/10/2023). Meski ritme aksi yang ditayangkan cukup menghibur, kurangnya narasi dan chemistry antar karakter, membuat film ini terkesan seperti film laga pada umumnya.
Cena memerankan Mason Pettits, seorang mantan prajurit pasukan khusus yang pensiun setelah misi yang berakhir buruk. Ia meneruskan kariernya sebagai seorang pengacara dan berkeluarga. Merasa menjalani hidup yang tidak memiliki tujuan layaknya seorang tentara pada umumnya, Mason ditawari oleh mantan rekannya di militer yang kini bekerja di bidang keamanan untuk menjadi pengawal seorang jurnalis, Claire Wellington (diperankan oleh Alison Brie).
Sebagai pengawal pribadi, Mason harus mengantar Claire ke Paldonien, sebuah negara di Amerika Selatan. Claire mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai diktator Juan Arturo Venegas (diperankan oleh Juan Pablo Raba), orang yang dianggap Mason menggagalkan misi terakhirnya.
Ketiganya terjebak dalam kudeta militer dan harus melewati hutan belantara. Selama petualangan itu, hubungan antara Mason dan Claire semakin dekat, dan Venegas juga menunjukkan sisi yang berbeda.
Kurangnya narasi dalam Freelance membuat penonton gagal terhubung dengan sisi emosional dari karakter film. Satu-satunya karakter yang diberi ruang untuk bersinar justru Venegas, karena John Cena, meskipun terlihat seperti pahlawan aksi klasik, tampaknya memilih untuk tidak menggunakan dialog lucu atau kesombongan yang sering kita temukan pada karakter yang biasa ia perankan.
Meskipun film ini disebut sebagai aksi-komedi, adegan aksi yang disajikan sangat minim. Adegan aksi juga terasa kaku dan tidak begitu memikat. Ritme yang dibangun dengan sesuai, sayangnya ketika puncak cerita yang seharusnya menghadirkan ketegangan justru gagal mencapai klimaksnya.
Freelance juga kehilangan banyak potensi humor yang seharusnya bisa disajikan dengan baik. Alison Brie, yang dikenal melalui perannya dalam serial komedi Community, tampaknya tidak mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya komiknya. Karakternya dalam film ini terasa datar, emosional, dan tidak memiliki elemen komedi yang cukup kuat.
Selain kurangnya aksi yang memukau, Freelance juga gagal dalam mengembangkan karakter dengan baik. Chemistry antara Mason dan Claire terasa terburu-buru, dan tidak ada perkembangan yang signifikan dalam hubungan mereka. Karakter-karakter dalam film ini kurang mendalam, dan dialog mereka terkadang terasa kasar dan tidak terkendali. Ini membuat penonton kesulitan untuk terhubung dengan karakter dan emosi yang mereka alami.
Naskah dari Jacob Lentz yang juga merupakan debutnya sebagai penulis naskah film terkesan standar, menghadirkan twist yang justru terkesan dipaksakan dan mengada-ada. Sutradara Pierre Morel yang sebelumnya dikenal dengan film aksi Eropa District 13 (2004), Taken (2008), hingga From Paris With Love (2010) seolah tidak memberi sentuhan khasnya yang memukau penonton dengan variasi aksi.
Terlepas dari itu, pengambilan gambar di lokasi eksotis Kolombia menjadi hiburan tersendiri dari film berdurasi 109 menit itu. Sinematografer Thierry Arbogast berhasil menangkap dengan indah keindahan alam dan lanskap Kolombia, menjadi latar sempurna untuk adegan-adegan kejar-mengejar dalam film. Hal itu menjadi keunggulan tersendiri dari film beranggaran US$40 juta atau sekitar Rp 634,6 miliar itu.
Judul Film : Freelance
Genre : Komedi Aksi
Sutradara : Pierre Morel
Skenario : Jacob Lentz
Pemain : John Cena, Alison Brie, Juan Pablo Raba, Christian Slater
Durasi : 109 menit
Produksi: AGC Studios, Endurance Media, WideAngle Films
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




