ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Begini Cara Mengembalikan Kembali Pola Tidur Berkualitas Seusai Ramadan

Kamis, 18 April 2024 | 07:24 WIB
NF
NF
Penulis: Novie Fauziah | Editor: NF
Ilustrasi seseorang sedang tidur.
Ilustrasi seseorang sedang tidur. (Freepik/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Selama Ramadan, pola tidur menjadi berubah-ubah karena ada waktu khusus seseorang harus bangun, yaitu saat sahur. Hal tersebut tak memungkiri akan mengubah kebiasaan jam tidur.

Ketua umum terpilih PP Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra membagikan beberapa cara untuk mengembalikan pola tidur ke kondisi normal setelah Ramadan.

Hermawan mengemukakan perlunya melakukan relaksasi selama beberapa hari untuk mengembalikan pola tidur setelah bulan Ramadan.

ADVERTISEMENT

"Kalau pun terjadi gangguan tidur karena polanya  yang kurang pas, hal itu bisa disiasati dengan gizi dan relaksasi dalam waktu tiga sampai lima hari," katanya dikutip dari Antara, Kamis (18/4/2024).

Ia menjelaskan, pada masa transisi tersebut disarankan untuk membiasakan diri beristirahat lebih awal atau pada pukul delapan atau sembilan malam. 

"Kalau memang tidak ada kepentingan lain untuk begadang atau beraktivitas pada malam hari (tidur lebih awal)," ujarnya.

Hermawan menyampaikan bahwa tubuh manusia memiliki pengingat otomatis atau "alarm" internal. Sebagai contoh, orang Muslim yang biasa bangun pukul 04.00 atau 05.00 pagi untuk menunaikan shalat subuh punya semacam alarm alami untuk bangun pada waktu-waktu tersebut.

Menurut Hermawan, membiasakan diri bangun pagi dapat membantu memulihkan pola tidur ke kondisi normal.

Selain itu, pemenuhan kebutuhan nutrisi dan pengelolaan stres juga memudahkan upaya untuk memulihkan pola tidur yang sempat berubah selama bulan puasa. Lebih lanjut, terpenting adalah memperhatikan kualitas tidur dengan waktu lima sampai delapan jam. 

"Kalau badan kita nanti menerima nutrisi dengan baik, pola pikirnya juga baik, artinya tidak dalam keadaan stres, itu biasanya akan cepat dan tidak ada masalah untuk kembali kepada tidur yang berkualitas dan normal," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon