Dokter Imbau Jemaah Calon Haji Selalu Gunakan Pelembap dan Sunscreen
Selasa, 28 Mei 2024 | 16:13 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Selain kesehatan tubuh dan mental, para jemaah calon haji harus memerhatikan kondisi kulit mereka agar tetap lembap dan sehat.
Sekretaris umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) dr. Hanny Nilasari mengatakan, para jemaah calon haji yang akan ke Tanah Suci harus memerhatikan penggunaan pelembap dan menggunakan tabir surya atau sunscreen dengan sun protection factor (SPF) yang sesuai.
Ia menjelaskan, Apalagi saat cuaca panas, pelembap dan tabir surya sangat penting untuk digunakan agar saat melaksanakan ibadah kulit tetap terasa nyaman.
“Jadi, menggunakan pelembap dan tidak sering cuci muka dengan sabun itu salah satu yang harus diperhatikan oleh calon haji, menggunakan sunscreen yang SPF-nya juga harus disesuaikan,” kata Hanny dilansir dari Antara.
Ia menjelaskan, kadar SPF yang dianjurkan untuk di dalam ruangan minimal SPF 35. Namun, pada orang dengan kebutuhan kulit tertentu bisa menggunakan SPF sampai 50 untuk menjaga kulit dari paparan sinar matahari.
Kadar SPF 50 umumnya lebih cocok untuk pengguna di usia 40 tahun ke atas, dengan aktivitas pajanan sinar matahari yang lebih tinggi.
Sementara, apabila di dalam ruangan penggunaan tabir surya dengan SPF juga harus dilakukan karena lampu sorot juga mengandung UV.
Untuk memilih sunscreen yang tepat dengan jenis kulit, Hanny mengatakan, harus benar-benar perhatian dengan kondisi kulit agar produk yang dipakai sesuai kebutuhan.
“Kalau berminyak tentu pilihnya yang base-nya air supaya cepat meresap, kalau kering dia base-nya harus mineral atau yang sedikit oily supaya dia meresap, kemudian SPF-nya bekerja dengan sangat baik, kalau stik biasanya digunakan untuk kulit normal,” jelasnya.
Hanny juga mengingatkan untuk selalu menggunakan sunscreen atau produk perawatan kulit yang sudah memiliki izin standar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait kandungan zat dan komposisinya.
Selain itu, skincare juga harus memenuhi kebutuhan dari kondisi kulit agar produk bekerja sempurnakan di kulit terutama wajah dan tidak menimbulkan reaksi berlebihan seperti beruntusan, kemerahan atau jerawat karena kandungan yang tidak cocok.
“Kita harus benar-benar mencari, memperhatikan apakah benar-benar kulit kita sensitif atau tidak, berminyak atau tidak, tentunya kebutuhan kulit kita berbeda-beda,” jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




