Ini Percakapan Lengkap Antara Farhat Abbas dengan Denny Sumargo tentang Ancaman Pemukulan
Senin, 4 November 2024 | 07:13 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Denny Sumargo mendatangi rumah pengacara Farhat Abbas untuk mengklarifikasi tentang ancaman hajar atau pemukulan yang dilakukan oleh advokat yang juga politisi itu. Keduanya bertemu dan membahas langsung ancaman pemukulan yang dilakukan Farhat Abbas kepada Denny Sumargo.
Dikutip dari berbagai tayangan YouTube yang beredar Senin (4/11/2024) pertemuan Denny Sumargo dan Farhat Abbas berjalan kaku. Pasalnya Denny Sumargo mendesak Farhat Abbas memukulnya sesuai ancaman yang dilakukan mantan suami penyanyi Nia Daniaty itu.
"Kamu bilang mau hajar saya. Saya datang nih, karena saya mau lihat bagaimana kamu hajar. Saya tidak akan balas. Saya juga tidak akan tuntut kau. Kita laki-laki kan," kata Denny Sumargo saat bertemu langsung dengan Farhat Abbas.
Mendengar perkataan Denny Sumargo, awalnya Farhat Abbas masih terdiam. Rekan Farhat Abbas yang ada dalam pertemuan itu berusaha menengahi dengan mengatakan pria yang pernah jadi ketua umum partai politik itu bukan sosok yang suka dengan aksi kekerasan.

Hanya saja Denny Sumargo memotongnya dengan meminta Farhat Abbas yang langsung bicara. Akhirnya Farhat Abbas langsung mengklarifikasi ancaman yang ia lakukan ke Denny Sumargo.
"Pertama saya ucapkan terima kasih karena pertolongan Mas Denny ini kan Agus jadi kita tahu orang baik. Persoalan saya dengan Mas Denny ini tidak ada masalah," ujar Farhat Abbas.
Ia beralasan ancaman tersebut terjadi karena salah paham. Pasalnya ia mendengar dari beberapa wartawan yang menyebutkan Denny Sumargo meledek dirinya dengan sebutan "tae" kala memberikan penjelasan hukum soal kasus donasi yang diberikan kepada Agus Sali.
Saat itu ia mengaku kesal karena disebut "tae" oleh Denny Sumargo. "Saya berpikir kenapa saya dibilang 'tae'," jawab Farhat Abbas.
Denny Sumargo terlihat kesal saat mendengar jawaban Farhat Abbas. Pasalnya, sebagai orang yang terdidik, Farhat Abbas tidak perlu terpancing oleh informasi yang tidak jelas.
Apalagi terpancing oleh omongan-omongan yang memang tidak berdasar. "Kan lo orang pinter, masa terpancing sama strategi wartawan," ucap Denny Sumargo keheranan.
Setelah percakapan itu Denny Sumargo dan Farhat Abbas justru berdebat mengenai definisi "tae". Menurut Denny Sumargo kata "tae" memiliki banyak arti.
Ia mencontohkan di Korea kata "tae" memiliki arti hebat. Begitu juga di Bugis yang mengartikan "tae" sebagai tidak. Menurut Denny Sumargo dia menulis kata "tae" kepada Farhat Abbas mengenai kasus donasi Agus Salim karena tidak setuju dengan pernyataan Farhat Abbas.
Mantan pebasket nasional itu tidak setuju Farhat Abbas membawa namanya dalam kasus Agus Salim. Pasalnya ia tidak ingin menunjukkan keberpihakan pada kasus Agus Salim.
Menurutnya ia hanya berada di tengah dan ingin membantu menyelesaikan masalah yang terjadi antara Agus Salim dengan Novi Pratiwi. Percakapan antara Denny Sumargo dan Farhat Abbas kemudian berlanjut pada kasus Agus Salim dan Novi Pratiwi. Terutama mengenai posisi Denny Sumargo sebagai orang di luar kasus tersebut dan Farhat Abbas yang memang memberikan bantuan hukum kepada salah satu pihak.
Di menit-menit akhir baru Denny Sumargo kembali mengklarifikasi mengenai ancaman hajar yang dilakukan Farhat Abbas. "Saya mau luruskan, jadi mau dihajar atau tidak," tantang Denny Sumargo.
Uniknya seperti Denny Sumargo, Farhat Abbas juga punya definisi sendiri mengenai kata hajar. Ia mengatakan hajar itu bisa juga diartikan sebagai memmberikan edukasi.
"Jadi kalau hajar, pukul. Pukul itu artinya membela kaum lemah. Saya tidak pernah terpikir mukul orang nonjok muka," kata Farhat Abbas beralasan.
Mendengar jawaban itu, Denny Sumargo langsung menjawab singkat. "Kalau begitu saya pulang," ujarnya.
Sebelum keluar dari rumah Farhat Abbas, Denny Sumargo kembali meminta Farhat Abbas untuk memukulnya dan berjanji tidak akan menuntut sesuai klaimnya. Hanya saja Farhat Abbas lagi-lagi menolak.
"Oke kalau begitu saya mulai hari ini tidak ada masalah karena tujuan saya ini untuk klarifikasi," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




