Hantavirus Merebak, Tidak Ada Kasus Ditemukan di Kabupaten Tangerang
Rabu, 13 Mei 2026 | 23:25 WIB
Tigaraksa, Beritasatu.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Banten, memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus maupun suspek Hantavirus di wilayahnya.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi potensi kemunculan penyakit tersebut.
Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi menyampaikan, seluruh rumah sakit dan puskesmas telah disiapkan untuk menangani kemungkinan kasus Hantavirus.
Penguatan layanan dilakukan sebagai langkah antisipatif di tengah kewaspadaan nasional terhadap penyakit tersebut.
Hendra Tarmizi memastikan, hingga kini tidak ada laporan kasus Hantavirus di Kabupaten Tangerang. Namun, ia mengakui proses deteksi penyakit ini tidak mudah karena gejalanya menyerupai influenza biasa.
“Makanya kadang-kadang pelaporan khusus Hantavirus itu kadang-kadang rumah sakit juga belum tentu melakukan, karena virus tuh gejalanya mirip semua. kecuali kalau memang ada untuk tujuan penelitian, baru bisa terdeteksi,” ujar Hendra Tarmizi kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).
Ia menjelaskan, apabila ditemukan kasus, fasilitas kesehatan telah menyiapkan penanganan medis bersifat suportif. Terapi yang diberikan umumnya berupa bantuan oksigen bagi pasien dengan gangguan pernapasan serta pemberian cairan infus bagi pasien yang mengalami dehidrasi.
“Penanganannya ada semua kalau untuk virus Hanta ini. Nanti namanya pengobatan suportif gitu,” tuturnya.
Selain kesiapan layanan kesehatan, Dinkes Kabupaten Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penularan virus yang umumnya berasal dari tikus.
Masyarakat juga diminta tetap menjaga kebersihan lingkungan serta mewaspadai gejala seperti demam dan gangguan pernapasan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami keluhan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




