ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jelang Iduladha, Penjualan Hewan Kurban di Pasar Jonggol Naik 30%

Kamis, 8 Juni 2023 | 16:44 WIB
HY
FH
Penulis: Heru Yustanto | Editor: FER
Pedagang hewan kurban di Pasar Jonggol Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 8 Juni 2023.
Pedagang hewan kurban di Pasar Jonggol Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 8 Juni 2023. (Beritasatu.com/Heru Yustanto)

Bogor, Beritasatu.com - Momentum Iduladha 1444 Hijriah, menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang hewan kurban di Pasar Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Seiring lepasnya wabah penyakit PMK, penjualan mereka meningkat 25 persen hingga 30 persen. Terlebih, mayoritas pembeli merupakan konsumen langsung.

Anisa Julieta (28) salah satu pedagang hewan kurban mengaku penjualan mereka kini meningkat drastis jika dibanding dengan musim haji tahun lalu. 

ADVERTISEMENT

"Satu hari ini saja mampu melepas sapi 10 ekor. Jumlah ini jauh dibanding tahun kemarin yang hanya menjual sekitar 3 ekor per hari," kata Anisa kepada Beritasatu.com, Kamis (8/6/2023).

Selain itu harga jualnya juga meningkat, untuk sapi kurban ukuran sedang saat ini bisa melepas hingga harga rata-rata Rp 32 juta per ekor.

"Kalau tahun kemarin di bawah rata-rata, karena jual tiga ekor juga ke pedagang bukan ke pembeli," ungkapnya.

Hewan kurban di Pasar Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 8 Juni 2023.
Hewan kurban di Pasar Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 8 Juni 2023.

Peningkatan penjualan ini, kata Anisa, seiring dengan meningkatnya ekonomi pascapandemi Covid. Selain itu, pada tahun ini tidak terjadi wabah PMK sehingga para pembeli tidak dibayangi ketakutan.

"Selain itu, kalau tahun kemarin pengiriman hewan agak susah karena pengawasan PMK, jadi ongkos kirim juga ikut naik," lanjutnya.

Pasar Jonggol ini merupakan pertemuan antara para peternak dengan para pedagang dan konsumen. Pedagang umumnya datang dari Jabotabek yang nantinya akan dijual kembali ke wilayah lainnya. Sementara untuk konsumen merupakan warga yang akan memilih langsung hewan kurban dengan harga miring.

Andhika (45) salah satu pembeli mengaku lebih suka membeli langsung ke pasar karena bisa mendapatkan hewan kurban besar dengan harga lebih murah jika dibanding membeli di kota.

"Saya lebih yakin berkurban saat ini karena sudah lepas dari wabah PMK. Penyakit mulut dan kuku sudah bisa diatasi, jadi lebih yakin berkurban sekarang," ungkapnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sapi Suro 1 Ton Milik Peternak Jepara Jadi Kurban Prabowo

Sapi Suro 1 Ton Milik Peternak Jepara Jadi Kurban Prabowo

JAWA TENGAH
Pemkot Tangerang Awasi Ketat Hewan Kurban Menjelang Iduladha

Pemkot Tangerang Awasi Ketat Hewan Kurban Menjelang Iduladha

BANTEN
Stok Hewan Kurban untuk Iduladha 2026 Surplus 891.320 Ekor

Stok Hewan Kurban untuk Iduladha 2026 Surplus 891.320 Ekor

NASIONAL
Viral Peternakan Kambing ala Hotel di Sleman, Pembeli Rela Datang Jauh

Viral Peternakan Kambing ala Hotel di Sleman, Pembeli Rela Datang Jauh

NUSANTARA
UGM Kerahkan 325 Mahasiswa FKH Periksa Hewan Kurban Jelang Iduladha

UGM Kerahkan 325 Mahasiswa FKH Periksa Hewan Kurban Jelang Iduladha

NUSANTARA
Jelang Iduladha, Jasa Grooming Kambing Kurban di Cilacap Banjir Order

Jelang Iduladha, Jasa Grooming Kambing Kurban di Cilacap Banjir Order

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon