Viral Aksi Perundungan Pelajar SMPN 14 Bogor, Kepsek: Mereka Hanya Bercanda
Jumat, 20 Oktober 2023 | 14:55 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Aksi perundungan sekelompok pelajar SMPN 14 Kota Bogor terhadap rekan sebayanya viral di sosial media. Sekelompok siswa diduga menganiaya satu siswa temannya hingga meronta-ronta.
Kepala SMPN 14 Kota Bogor Gunarti Sukriyatun membenarkan kejadian tersebut. Namun, Gunarti menyatakan aksi tersebut bukanlah tindakan penganiayaan atau bullying, melainkan hanya sebuah candaan.
"Kejadian tanggal 2 Oktober di luar sekolah, yaitu di rumah salah satu teman mereka. Mereka hanya bercanda dan ada yang membuat video," ungkap Gunarti ketika dihubungi Beritasatu.com, Jumat (20/10/2023).
BACA JUGA
Indonesia Darurat Bullying!
Terkait dengan video yang menjadi viral di dunia maya, Gunarti langsung memanggil siswa dan orang tuanya untuk dimintai penjelasan.
"Ketika hari Selasa 17 Oktober video itu beredar, kami langsung melakukan pemanggilan terhadap 7 siswa tersebut. Orang tua siswa juga sudah kami panggil dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan," lanjutnya.
Dalam pertemuan ini akhirnya disepakati untuk saling memaafkan. Sementara pihak pelaku tetap diberi peringatan keras dan dihukum untuk wajib mengikuti kegiatan ekskul.
"Siswa semuanya masuk seperti biasa. Namun, sebagai peringatan, atas seizin ortunya mereka saya wajibkan ikut kegiatan ekstra wajib dan pilihan serta wajib lapor absen pagi ke saya langsung," tambahnya.
Senada dengan kepala sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Sudjatmiko Baliarto menyatakan aksi tersebut sebenarnya murni bercanda.
"Jadi anak-anak ini awalnya bermain, main starter-starteran motor. Terus yang belakangan divideokan yang akhirnya viral itu," ungkapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




