Kementan dan PT Pos Gelar Operasi Pasar di 4.800 Lokasi untuk Stabilkan Harga Sembako
Kamis, 27 Februari 2025 | 12:25 WIB
Bogor, Beritasatu.com – Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan PT Pos Indonesia mengadakan operasi pasar sembako di 4.800 lokasi di seluruh Indonesia.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan, operasi pasar di 4.800 lokasi tersebut bertujuan untuk menstabilkan harga pangan di pasaran menjelang Ramadan 2025 dan Lebaran. Ia juga mengimbau para pedagang besar agar tidak terburu-buru menaikkan harga secara berlebihan.
"Kami membanjiri pasar dengan stok yang melimpah agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Operasi pasar ini juga memanfaatkan jaringan 4.800 kantor pos di seluruh Indonesia. Saat ini, sudah tersedia di 265 titik dengan harga lebih murah dari harga eceran tertinggi (HET)," ujar Sudaryono di Bogor, Kamis (27/2/2025).
Operasi pasar diawali di 265 lokasi di wilayah Jabodetabek serta kota-kota besar lainnya di Indonesia. Secara bertahap, jumlah lokasi operasi pasar akan terus bertambah guna memastikan ketersediaan stok yang melimpah di pasaran.
Berbagai bahan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasaran. Misalnya, cabai rawit merah yang biasanya dijual Rp 65.000 per kg kini hanya Rp 55.000 per kg, bawang merah seharga Rp 22.000 per kg, serta daging kerbau yang ditawarkan Rp 75.000 per kg.
"Presiden telah menginstruksikan agar harga pangan tetap stabil selama Ramadan hingga Lebaran, karena biasanya harga-harga melonjak tajam. Kami berharap para pengusaha tidak memanfaatkan situasi ini untuk keuntungan pribadi," tegas Sudaryono.
Operasi pasar ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ratusan warga tampak berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.
Indriani, seorang warga Kelurahan Empang, Bogor, mengaku senang bisa membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau setelah menerima dana bantuan program keluarga harapan (PKH).
"Harganya lumayan murah. Misalnya, gula di pasaran sudah Rp 18.000 per kg, tetapi di sini hanya Rp 15.000. Minyak goreng juga lebih murah dan lebih mudah didapat," ujarnya.
Dengan adanya operasi pasar ini, diharapkan harga pangan dapat lebih terkendali dan masyarakat bisa menjalani bulan Ramadan hingga Lebaran tanpa tekanan kenaikan harga yang berlebihan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




