Polisi Ajak Korban Kekerasan Anak dan Perempuan Angkat Suara
Jumat, 16 Mei 2025 | 02:13 WIB
Batu, Beritasatu.com - Bareskrim Polri mendorong masyarakat, untuk berani melaporkan kasus kekerasan terhadap khususnya perempuan dan anak-anak, yang mereka alami atau saksikan. Melalui program nasional bertajuk “Rise and Speak”, kepolisian mengajak masyarakat untuk tidak takut bicara dan mencari keadilan.
“Kami menggugah semua pihak untuk berani muncul di permukaan, jangan diam jika mengalami atau mengetahui kekerasan,” ujar Direktur Tindak Pidana Perdagangan Perempuan dan Anak Bareskrim Polri Brigjen Pol Nurul Azizah, di Sekolah Alkitab, Kota Batu, Kamis (15/5/2025).
Restorative Justice Tidak Berlaku
Menurut Nurul, kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah kejahatan berbasis gender yang tidak bisa diselesaikan oleh polisi saja. Dukungan dari masyarakat dan semua pemangku kepentingan sangat penting untuk menciptakan lingkungan aman bagi kelompok rentan, terutama perempuan dan anak.
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata, menegaskan pihaknya tidak akan menggunakan pendekatan restorative justice dalam kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Kami komitmen, untuk kasus-kasus seperti ini, tidak akan ada restorative justice. Kami akan gas pol,” ujarnya.
Ia menyoroti banyak kasus kekerasan berakhir secara damai karena pelaku masih bagian dari keluarga. Namun hal itu, menurutnya, belum tentu adil bagi korban. “Keadilan bukan hanya dilihat dari posisi pelaku. Korban juga berhak mendapatkan keadilan yang sebenarnya,” tegasnya.
BACA JUGA
Sandiaga Uno Puji Film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa yang Berani Angkat Isu Kekerasan Perempuan
Edukasi untuk Lawan Ketakutan
Melalui kegiatan “Rise and Speak”, masyarakat Kota Batu diajak untuk melawan rasa takut, khususnya perempuan dan anak-anak yang kerap menjadi korban. Polisi juga berjanji akan terus meningkatkan penegakan hukum di sektor perlindungan perempuan dan anak.
Dengan kampanye ini, Bareskrim Polri dan Polres Batu menunjukkan komitmen tegas untuk menjamin keadilan hukum bagi korban kekerasan perempuan dan anak serta meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya melawan kekerasan berbasis gender.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




