PSU Barito Utara 6 Agustus, Gubernur Kalteng Larang Politik Uang
Kamis, 26 Juni 2025 | 19:17 WIB
Palangka Raya, Beritasatu.com – Menjelang pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Barito Utara pada 6 Agustus 2025, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memberikan peringatan keras kepada kandidat untuk tidak terlibat dalam praktik politik uang mau pun kampanye hitam.
Agustiar Sabran menekankan pentingnya mewujudkan proses pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.
"Kami ingin pilkada, PSU di Barito Utara berjalan dengan lancar, jujur dan adil sesuai dengan yang diharapkan masyarakat Barito Utara," ujarnya dalam Rapat Koordinasi Kesiapan PSU di Aula Jayang Tingang, Kamis, (25/6/2025).Baca Juga: Kasus PSU Barito Utara, Vonis Hakim Picu Amarah Publik
Gubernur Agustiar meminta komitmen dari kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk menjaga ketertiban selama pelaksanaan PSU.
Ia menegaskan, semua pihak harus siap menerima apa pun hasil pemilu nanti.
"Money politic jangan, black campaign juga jangan dan memberi kisi-kisi kepada calon masing-masing untuk siap kalah dan siap menang," tegasnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengaku telah melakukan langkah antisipatif terhadap potensi gangguan ketertiban dan keamanan selama proses pemungutan suara ulang berlangsung. Stabilitas daerah disebut menjadi prioritas utama dalam menjamin kelancaran proses demokrasi.
Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Barito Utara turut hadir dalam rapat koordinasi ini, yakni Jimmy Carter dan Inriaty Karahaweni, serta Shalahuddin dan Felix Sonadie Y Tingan.
Kehadiran keduanya dianggap sebagai sinyal positif atas keseriusan mereka dalam menjaga proses demokrasi tetap damai dan transparan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
5 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla Hadapi Kemarau 2026
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




