Bisa Angkut Tank, ITS Rancang Kapal Perang Terbesar TNI AD
Selasa, 29 Juli 2025 | 04:40 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Institut Teknologi 10 November (ITS) Surabaya kembali mencetak sejarah dengan merancang kapal perang multifungsi terbesar milik TNI Angkatan Darat (AD). Kapal jenis landing craft utility (LCU) 2.500 DWT bernama ADRI LIII ini resmi diserahkan ke TNI AD pada 14 Juli 2025.
Dengan panjang 102 meter dan lebar 18 meter, kapal ini dirancang mampu membawa berbagai jenis alat utama sistem persenjataan (alutsista) hingga bobot total 2.500 deadweight tonnage (DWT). Kapal ini menjadi kebanggaan baru dalam industri pertahanan nasional.
Kepala Program Studi Pascasarjana Departemen Teknik Sistem Perkapalan (DTSP) ITS, Agoes Santoso menjelaskan, proyek ini digarap selama dua tahun (2023-2025) tim gabungan dari dosen, mahasiswa, alumni ITS, serta melibatkan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS).
"ITS mengembangkan spreadsheet dan database khusus yang bisa diterapkan secara teknis pada berbagai desain kapal. Namun, tantangan utamanya adalah memenuhi regulasi kelas dan standar dari Kementerian Pertahanan," ujarnya, yang juga bertindak sebagai desainer utama kapal ADRI LIII, Senin (28/7/2025).
Menurut Agoes, tahapan paling krusial dalam proyek ini adalah pembuatan key plan drawings, yang harus menjamin kekuatan struktur, kenyamanan awak, keselamatan, hingga umur pakai kapal. Tim ITS terlibat penuh mulai dari desain eksterior hingga interior, termasuk konstruksi, permesinan, kelistrikan, dan outfitting kapal.
Tak hanya sampai tahap perancangan, ITS juga ikut dalam pendampingan pembangunan fisik dan uji fungsional kapal. Seluruh sistem dan fasilitas diuji, termasuk kemampuan kapal dalam membawa alutsista, seperti kendaraan taktis, tank, mobil militer, hingga perlengkapan tempur.
"Kami juga menguji performa kapal agar menjamin kenyamanan awak dan personel militer di dalamnya," tambah Agoes, yang juga menjabat kepala pusat desain kapal perang science techno park (STP) Maritim ITS.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




