Wamentrans Sosialisasikan Program Transmigrasi lewat Fun Run
Sabtu, 25 Oktober 2025 | 11:47 WIB
Sleman, Beritasatu.com - Ratusan pelari meramaikan ajang Transmigrasi Jogja Run yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Acara bertajuk Fun Run sejauh 5 kilometer itu diikuti peserta dari berbagai daerah dan dibuka langsung oleh Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi yang turut berlari bersama para peserta.
Dalam kegiatan tersebut, Kementerian Transmigrasi memperkenalkan paradigma baru dalam program transmigrasi kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Viva Yoga menjelaskan, kini transmigrasi telah berevolusi menjadi berbagai bentuk, antara lain transmigrasi tuntas, transmigrasi karya nusa, transmigrasi lokal, transmigrasi patriot, dan transmigrasi gotong royong.
Transformasi tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan transmigrasi sebagai sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan nasional.
“Dengan perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lainnya, kita harapkan adanya perbedaan suku, adat, dan budaya bisa bersatu, sehingga masyarakat transmigran dan masyarakat lokal dapat terintegrasi secara nasional,” ujar Viva Yoga Mauladi kepada Beritasatu.com, Sabtu (25/10/2025).
Menurut Viva Yoga, Kementerian Transmigrasi memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya membangun kawasan baru bagi warga transmigran, tetapi juga menjaga semangat persatuan bangsa. Keberagaman latar belakang di kawasan transmigrasi diharapkan menjadi kekuatan dalam memperkokoh persatuan NKRI.
Selain mempererat persatuan, keberadaan kawasan transmigrasi juga diharapkan mampu mengurangi kemiskinan. Pemerintah memberikan lahan kepada masyarakat transmigran agar mereka dapat mengolahnya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan meningkatkan taraf ekonomi.
“Untuk mengentaskan kemiskinan, kami memberikan lahan 1-2 hektare kepada masyarakat transmigran. Ini bagian dari tanggung jawab negara dalam melakukan reforma agraria agar mereka bisa mengubah nasib dan hidup lebih sejahtera,” jelas Viva Yoga.
Lebih lanjut, program transmigrasi juga berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Viva Yoga menegaskan, sebagian besar kawasan transmigrasi berpotensi menjadi sentra produksi pangan, khususnya beras yang dapat membantu pemerintah menghadapi tantangan global, seperti krisis iklim dan ketegangan geopolitik.
“Sebagian besar kawasan transmigrasi adalah sentra produksi pangan. Karena itu, kami berharap program transmigrasi dapat berkontribusi besar dalam membangun sentra pangan,” tuturnya.
Melalui berbagai program dan inovasi tersebut, Kementerian Transmigrasi menargetkan terbentuknya pusat-pusat ekonomi baru di wilayah transmigrasi. Aktivitas ekonomi di kawasan ini diharapkan turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus nasional.
“Kita ingin menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui kegiatan masyarakat di kawasan transmigrasi,” tambah Viva Yoga.
Dengan kegiatan sosialisasi, seperti Transmigrasi Jogja Run, pemerintah berharap generasi muda semakin mengenal dan tertarik berpartisipasi dalam program transmigrasi sebagai bagian dari kontribusi nyata membangun Indonesia yang lebih sejahtera dan mandiri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




