ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tito Lapor Prabowo: Tunggakan Beasiswa Papua Tembus Rp 37 M!

Selasa, 25 November 2025 | 05:53 WIB
RH
DM
Penulis: Ricki Putra Harahap | Editor: DM
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan sebanyak 56 mahasiswa asal Papua yang tengah menempuh pendidikan di luar negeri belum menerima pembayaran beasiswa dari pemerintah daerah. Total tunggakan yang belum dibayarkan mencapai Rp 37 miliar, yang seharusnya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Pegunungan.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan sebanyak 56 mahasiswa asal Papua yang tengah menempuh pendidikan di luar negeri belum menerima pembayaran beasiswa dari pemerintah daerah. Total tunggakan yang belum dibayarkan mencapai Rp 37 miliar, yang seharusnya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Pegunungan. (Beritasatu.com/Ricki Putra Harahap)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan sebanyak 56 mahasiswa asal Papua yang tengah menempuh pendidikan di luar negeri belum menerima pembayaran beasiswa dari pemerintah daerah. Total tunggakan yang belum dibayarkan mencapai Rp 37 miliar, yang seharusnya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Pegunungan.

“Data kami ada 56 orang yang belum selesai, belum dibayar dan sering terlambat dibayar dari pemda. Totalnya Rp 37 miliar sebetulnya, Pemda Papua dan Papua Pegunungan itu terutama,” kata Tito seusai melapor kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/11/25).

Secara keseluruhan, terdapat lebih dari 300 mahasiswa penerima beasiswa Papua yang belajar di berbagai negara, mulai dari Amerika Serikat hingga Australia. Tito menegaskan keterlambatan pembayaran ini tidak boleh dibiarkan karena berdampak langsung pada keberlangsungan studi mereka.

ADVERTISEMENT

Untuk menghindari masalah berulang, Tito mengusulkan agar sisa pembiayaan studi para mahasiswa diambil alih pemerintah pusat melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Usulan tersebut muncul setelah berulang kali terjadi keterlambatan dari pemerintah daerah.

“Saya melihat daripada kompleks, lamban, kasihan itu enggak bisa ditunda, saran saya agar pembiayaannya diambil alih oleh menteri keuangan melalui LPDP,” ujarnya.

Usulan Tito akhirnya disetujui Presiden Prabowo Subianto. Ia memastikan seluruh data mahasiswa segera diserahkan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Luar Negeri Sugiono untuk diproses lebih lanjut.

“Perintah presiden setuju, yang 37 ini akan diambil alih oleh LPDP. Saya segera menyerahkan datanya kepada menteri keuangan dan menteri luar legeri,” tutup Tito.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kemendikdasmen Siapkan 150.000 Beasiswa D-4 dan S-1 untuk Guru

Kemendikdasmen Siapkan 150.000 Beasiswa D-4 dan S-1 untuk Guru

NASIONAL
Jepara Siapkan Rp 1 M untuk Program Beasiswa Kartu Sarjana 2026

Jepara Siapkan Rp 1 M untuk Program Beasiswa Kartu Sarjana 2026

JAWA TENGAH
Danantara Sisihkan 1 Persen Dividen BUMN untuk Program Filantropi

Danantara Sisihkan 1 Persen Dividen BUMN untuk Program Filantropi

EKONOMI
Daftar Beasiswa 22 Kampus Inggris dan Irlandia 2026

Daftar Beasiswa 22 Kampus Inggris dan Irlandia 2026

NASIONAL
BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan lewat Beasiswa Nasional

BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan lewat Beasiswa Nasional

EKONOMI
Sinergi Kampus dan Industri Dorong 43 Mahasiswa Unpatti Raih Beasiswa

Sinergi Kampus dan Industri Dorong 43 Mahasiswa Unpatti Raih Beasiswa

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon