ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gerak Cepat Pemerintah Tangani Dampak Bencana di Sumatera dan Aceh

Kamis, 4 Desember 2025 | 16:32 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Pemerintah kirim 12 ekskavator tambahan percepat penanganan banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Pemerintah kirim 12 ekskavator tambahan percepat penanganan banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar. (Istimewa/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah terus mempercepat upaya penanganan dampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh. Meski tidak menetapkan bencana nasional, pemerintah pusat memastikan upaya penanggulangan bencana di sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh terus berjalan cepat, efektif, dan responsif. 

Menteri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan Presiden Prabowo Subianto sudah meninjau langsung tiga provinsi terdampak pada Senin (1/12/2025) untuk memastikan negara hadir dan masyarakat tidak menghadapi situasi darurat seorang diri.

‘’Presiden juga memimpin koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk TNI-Polri, pemerintah daerah, BNPB, serta BUMN. Ia menginstruksikan agar penanganan bencana diperlakukan sebagai prioritas nasional, termasuk memastikan ketersediaan penuh anggaran dan logistik menggunakan dana siap pakai,'' ujar Pratikno dalam jumpa pers mengenai perkembangan penanganan bencana di Sumatera-Aceh, Rabu (3/12/2025).

ADVERTISEMENT

Seluruh lembaga diperintahkan untuk bekerja ekstra responsif, terutama dalam penyelamatan korban, distribusi bantuan, dan pemulihan fasilitas vital. Dikatakannya, emerintah mengerahkan sumber daya maksimal dari kementerian/lembaga, BNPB, TNI, Polri, serta BUMN.

Pemerintah menyalurkan bantuan logistik untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, guna memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi di tengah masa krisis. - (Antara/Antara)
Pemerintah menyalurkan bantuan logistik untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, guna memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi di tengah masa krisis. - (Antara/Antara)

"Hingga saat ini, lebih dari 500 ton bantuan telah dikirimkan, mencakup sembako, makanan siap saji, obat-obatan, tenda, selimut, serta bantuan lain bagi warga terdampak, termasuk wilayah yang aksesnya terputus. Pos komando terpadu di tingkat provinsi dan kabupaten juga diperkuat, sementara pos pendamping nasional dari BNPB, TNI-Polri, dan kementerian terkait telah ditempatkan sejak awal," bebernya.

Senada, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan Pemerintah Indonesia menjamin penuh ketersediaan dana dan logistik nasional untuk penanganan dampak bencana.

Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan kepada jajaran menteri dan kepala lembaga untuk menggunakan dana siap pakai (DSP) dalam penanganan dampak bencana Sumatera.

"Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi agar penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat diperlakukan sebagai prioritas nasional. Pemerintah mengerahkan seluruh sumber daya nasional yang tersedia, termasuk jaminan bahwa dana dan logistik nasional tersedia secara penuh. Penggunaan Dana Siap Pakai (DSP) ini ditujukan untuk memastikan bantuan logistik dan semua kebutuhan dapat dikirim segera tanpa hambatan," kata Seskab Teddy.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon