ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemerintah Percepat Pembangunan Huntara di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:34 WIB
RH
IC
Penulis: Ricki Putra Harahap | Editor: CAH
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari (Beritasatu.com/Ricki Putra Harahap)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera. 

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari, mengatakan  hunian tersebut dibangun di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

“Semuanya (pembangunan hunian) sudah mulai jadi. Untuk hunian sementara dan hunian tetap ini progres (pembangunan) signifikan,” kata Abdul Muhari dalam konferensi pers Tanggap Darurat Bencana tiga Provinsi, Selasa (23/12/2025).

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Muhari memerinci untuk di wilayah Aceh, pembangunan dilakukan di lima kabupaten/kota, yaitu Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, Pidie Jaya, Gayo Lues, dan Pidie

Sementara di Sumatera Utara dibangun di tiga kabupaten/kota, yaitu Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga.

Adapun untuk di Sumatera Barat, hunian  dibangun di enam kabupaten/kota, yakni Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, Tanah Datar, Agam dan Kota Padang.

Khusus Sumbar, Muhari mengatakan pembangunan hunian menunjukkan kemajuan yang signifikan karena sudah dibangun konstruksi fisik. Ia berharap untuk Aceh dan Sumut juga dilakukan percepatan.

Lebih lanjut, Muhari juga menyampaikan kemajuan pembangunan hunian di Pidie Jaya, Aceh, yang telah memulai konstruksi untuk 135 kepala keluarga (KK) dengan 27 kopel, di mana satu bangunan terdiri dari lima pintu. 

“Kita harapkan dalam tiga minggu ke depan sudah bisa selesai,” ujarnya.

Sementara untuk di Aceh Tengah, Muhari mengatakan pemerintah telah menyelesaikan pembelian lahan. Adapun penyerahan dana dilakukan oleh bupati kepada masyarakat.

“Ini salah satu upaya untuk memastikan status lahan clean and clear jadi tidak ada gugatan masyarakat dan seterusnya,” imbuhnya.

Adapun untuk pembangunan hunian di Sumbar tepatnya di Kabupaten Agam dan Tanah Datar masih terus berproses pengecoran kopel dan pemasangan baja-baja ringan. Nantinya, setiap hunian akan dilengkapi dengan sarana air bersih.

“Sumatera Barat terus berprogres (pembangunan hunian). Ini di Kabupaten Agam seperti terlihat dan Tanah Datar juga sudah mulai proses pengecoran lantai satu kopel pertama, pemasangan tiang-tiang baja ringan," imbuhnya.

Sebagai informasi, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus bertambah. 

Berdasarkan data BNPB per hari ini, Selasa (23/12/2025) dilaporkan sebanyak 1.112 orang meninggal dunia dan 498.447 orang mengungsi. Adapun untuk korban hilang sebanyak 176 orang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon