ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemenkes: 4.535 SPPG Lulus Sertifikasi Mutu dan Keamanan Pangan

Kamis, 8 Januari 2026 | 15:34 WIB
EM
RA
Penulis: Erfan Maruf | Editor: RP
 Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Oktavianus seusai peninjauan distribusi makan bergizi gratis di SMKN 1 Jakarta, Kamis 8 Januari 2026.
Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Oktavianus seusai peninjauan distribusi makan bergizi gratis di SMKN 1 Jakarta, Kamis 8 Januari 2026. (Beritasatu.com/Ichsan Ali)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 4.535 satuan pelayanan pangan bergizi (SPPG) telah terverifikasi dan lulus dari uji aspek pengawasan mutu dan keamanan pangan. Sertifikasi meliputi aspek kebersihan, higienitas, hingga hasil pemeriksaan laboratorium.

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menyampaikan, peran Kemenkes dalam program makan bergizi gratis (MBG) berfokus pada aspek pengawasan mutu dan keamanan pangan. 

"Bersyukurlah hari ini sudah 4.535 SPPG yang sudah lulus sertifikat. Itu artinya itu termasuk pemeriksaan laboratoriumnya, segalanya itu dicek. Ada yang belum baik, ya harus memperbaiki dahulu untuk menjadi baik," kata Benjamin di SMK Negeri 1 Jakarta, Kamis (8/1/2026). 

ADVERTISEMENT

Kemenkes melalui Dinas Kesehatan di daerah memastikan makanan yang disalurkan kepada penerima MBG telah memenuhi standar kelayakan konsumsi dan higienitas. Pengawasan tersebut diwujudkan melalui penerbitan sertifikat laik konsumsi bagi SPPG. 

"Sertifikat ini memastikan makanan layak dimakan, higienis, dan seluruh prosesnya telah dicek, termasuk pemeriksaan laboratorium,” jelasnya.

Benjamin menilai capaian penerima layanan MBG hingga saat ini, yang mencapai sekitar 55,1 juta orang, termasuk anak-anak dan ibu hamil, merupakan angka yang signifikan. Menurutnya, sesuai arahan Presiden Prabowo, cakupan program MBG ke depan akan diperluas.

"Nah, ini kita minta supaya mereka juga mendapat manfaat. Jangan hanya murid, tetapi guru dan semua pegawai yang ada di sekolah ini bisa mendapat makanan," jelasnya.

Melalui pengawasan ketat dan sertifikasi berkelanjutan, Kemenkes berharap program MBG dapat terus berjalan dengan aman, berkualitas, dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh penerima.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kemenkes Bantah Tuduhan Mark Up Alkes Rp 30 Miliar di RSUD Krui

Kemenkes Bantah Tuduhan Mark Up Alkes Rp 30 Miliar di RSUD Krui

LIFESTYLE
Prabowo Targetkan Bangun 400 Rumah Sakit dalam 3 Tahun

Prabowo Targetkan Bangun 400 Rumah Sakit dalam 3 Tahun

NASIONAL
Prabowo Prihatin Ibu Hamil Meninggal karena Terlambat ke RS

Prabowo Prihatin Ibu Hamil Meninggal karena Terlambat ke RS

NASIONAL
Awas Ambruk di Jalan! Kemenkes Sasar 4.000 Ojol untuk Cek Darah-Jantung

Awas Ambruk di Jalan! Kemenkes Sasar 4.000 Ojol untuk Cek Darah-Jantung

MULTIMEDIA
Danantara Sisihkan 1 Persen Dividen BUMN untuk Program Filantropi

Danantara Sisihkan 1 Persen Dividen BUMN untuk Program Filantropi

EKONOMI
Target Renovasi 10.000 Puskesmas Rusak, Kemenkes Mulai Hitung Anggaran

Target Renovasi 10.000 Puskesmas Rusak, Kemenkes Mulai Hitung Anggaran

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon