ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Fadli Zon Dorong Kota Tua Besuki Jadi Museum dan Wisata Sejarah

Senin, 26 Januari 2026 | 10:20 WIB
H
DM
Penulis: Hozaini | Editor: DM
Menteri Kebudayaan Fadli Zon (tengah) mengunjungi kawasan kota tua eks Karesidenan Besuki di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Bangunan bersejarah yang berdiri sejak 1805 itu kini berusia sekitar 220 tahun dan pernah menjadi pusat administrasi pemerintahan yang membawahi lima kabupaten.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon (tengah) mengunjungi kawasan kota tua eks Karesidenan Besuki di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Bangunan bersejarah yang berdiri sejak 1805 itu kini berusia sekitar 220 tahun dan pernah menjadi pusat administrasi pemerintahan yang membawahi lima kabupaten. (Beritasatu.com/Hozaini)

Situbondo, Beritasatu.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengunjungi kawasan kota tua eks Karesidenan Besuki di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Bangunan bersejarah yang berdiri sejak 1805 itu kini berusia sekitar 220 tahun dan pernah menjadi pusat administrasi pemerintahan yang membawahi lima kabupaten.

“Bangunan ini layak ditetapkan sebagai cagar budaya karena keaslian arsitekturnya masih terjaga,” ujar Fadli Zon saat berkunjung, Minggu (25/1/2026) malam.  

Dalam kesempatan tersebut, Menbud Fadli Zon juga meresmikan Pendopo Pate Alos yang kini menjadi salah satu magnet wisata heritage di Situbondo. Pendopo yang dibangun pada 1818 itu diharapkan mampu merekam dan menceritakan perjalanan sejarah Besuki sekaligus sejarah Indonesia sejak masa Hindia Belanda.

ADVERTISEMENT

“Saat ini kementerian tengah melakukan percepatan pendataan cagar budaya nasional agar keberadaannya mudah dipantau dan dirawat secara berkelanjutan,” kata Fadli Zon.

Ia berharap gedung eks Karesidenan Besuki dapat dikembangkan menjadi museum serta pusat edukasi dan aktivitas kebudayaan. Menurutnya, memajukan kebudayaan tidak hanya sebatas melestarikan dan melindungi, tetapi juga mengembangkan serta membinanya agar memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan, Fadli Zon bahkan menyatakan kesiapannya untuk menyumbangkan salinan buku-buku peninggalan era Belanda yang berkaitan dengan sejarah Besuki. “Memajukan kebudayaan merupakan amanat konstitusi dan menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Fadli Zon Fokus Perkuat Keamanan Museum dan Data Koleksi Nasional

Fadli Zon Fokus Perkuat Keamanan Museum dan Data Koleksi Nasional

NASIONAL
Menbud Fadli Zon Dorong Penguatan Studi Kebudayaan Indonesia di Jepang

Menbud Fadli Zon Dorong Penguatan Studi Kebudayaan Indonesia di Jepang

NASIONAL
Fadli Zon Kagum Monumen Reog Bakal Jadi yang Tertinggi di Indonesia

Fadli Zon Kagum Monumen Reog Bakal Jadi yang Tertinggi di Indonesia

JAWA TIMUR
Stairlift di Candi Borobudur: Solusi Akses Inklusif Tanpa Merusak

Stairlift di Candi Borobudur: Solusi Akses Inklusif Tanpa Merusak

KEPULAUAN RIAU

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT