Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Tak Untungkan Palestina
Selasa, 3 Februari 2026 | 22:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto disebut berjanji Indonesia akan keluar dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace, jika ke depannya lembaga tersebut tak memberi kebaikan bagi Palestina. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar di Istana Kepresidenan Jakarta.
Anwar menjelaskan, MUI akan mendukung keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace jika tujuan utamanya untuk kepentingan kemanusiaan.
"Nah sepanjang komitmen untuk kemaslahatan, kenapa tidak? Kan ada janji kalau memang tidak bermaslahat akan keluar," kata Anwar seusai pertemuan bersama Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa (3/2/2026).
Ia mengatakan, dalam pertemuan bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam tersebut, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui Board of Peace.
"Komitmen presiden yang pertama ingin benar-benar berjuang di dalam Dewan Perdamaian ini untuk kemerdekaan Palestina secara utuh dan berdaulat secara penuh. Di sisi lain, komitmen beliau akan berjuang melalui Dewan Perdamaian ini untuk membantu penderitaan orang Palestina di Gaza," jelasnya.
Anwar menambahkan, Prabowo juga menekankan bahwa melalui lembaga bentukan Amerika Serikat yang bekerja sama dengan negara-negara Islam lainnya tersebut, Indonesia akan berjuang demi perdamaian dunia.
"Apabila di kemudian hari ternyata tidak memberi kemaslahatan dan kebaikan organisasi ini kepada Palestina, kepada perdamaian dunia, maka seluruh negara-negara Islam yang berkumpul di situ akan keluar dari Board of Peace," tegasnya.
Sebelumnya, MUI meminta pemerintah untuk mempertimbangkan kembali keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace. MUI meminta Prabowo agar Indonesia menarik diri dari keanggotaan lembaga tersebut.
Wakil Ketua Umum MUI Cholil Nafis menilai bergabungnya Indonesia ke dalam Board of Peace keputusan yang tidak berpihak kepada Palestina.
"Indonesia bergabung dengan Board of Peace itu jelas tidak berpihak kepada Palestina," kata Waketum MUI KH Cholil Nafis dalam akun X pribadinya, Rabu (28/1/2026).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




