Tragedi Siswa SD NTT, Cak Imin: Jangan Ada Lagi Rakyat Terbebani Utang
Rabu, 4 Februari 2026 | 21:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) merespons keras peristiwa memilukan yang menimpa seorang siswa sekolah dasar (SD) berinisial YBS di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Cak Imin menginstruksikan aparat pemerintah setempat untuk bergerak cepat dan terbuka guna menuntaskan akar persoalan tersebut.
"Kita sedang telusuri terus. Yang paling penting, aparat pemerintahan harus betul-betul responsif dan terbuka. Tidak boleh lagi ada saluran aspirasi masyarakat yang tersumbat," ujar Cak Imin kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Soroti Frustrasi Sosial dan Beban Ekonomi
Peristiwa tragis yang dialami YBS menjadi sorotan nasional setelah diketahui korban meninggalkan surat untuk sang ibu. Dalam surat tersebut, pelajar tersebut mengaku tertekan karena tidak mampu membeli buku dan pena seharga Rp 10.000.
Menanggapi hal itu, Cak Imin menegaskan bahwa kasus ini merupakan potret nyata adanya frustrasi sosial di tengah masyarakat yang harus segera dicarikan solusinya.
"Jangan sampai beban-beban ekonomi warga tidak tersampaikan kepada pejabat atau tokoh masyarakat. Peristiwa yang sangat mengharukan ini tidak boleh terjadi lagi," tegasnya.
Imbauan Gotong Royong
Menko Muhaimin meminta masyarakat untuk mengedepankan budaya gotong royong dan berani melapor jika menghadapi kesulitan, terutama terkait biaya pendidikan dan kebutuhan dasar.
"Kepada masyarakat, kalau ada masalah ekonomi, utang, atau urusan pendidikan seperti alat tulis, sampaikan kepada kami. Kami akan bertindak cepat. Negara harus hadir agar tidak ada lagi anak bangsa yang merasa sendirian menghadapi beban hidup," tambah Cak Imin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




