ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemerintah Pastikan Pangan Jemaah Haji Aman

Selasa, 21 April 2026 | 18:12 WIB
EM
IC
Penulis: Erfan Maruf | Editor: CAH
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jepara, Selasa, 10 Maret 2026.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jepara, Selasa, 10 Maret 2026. (Beritasatu.com/Achmat Ikhsan)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah memastikan kebutuhan makanan jemaah haji Indonesia dalam kondisi aman meski ada dinamika geopolitik global. Ketersediaan makanan diberikan baik yang disiapkan di Arab Saudi maupun yang dikirim dari Indonesia.

“Ada makanan siap saji, ada juga yang disiapkan di sana. Insyaallah cukup lengkap, tidak kurang apa pun,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Pemerintah juga tengah mendorong kemandirian penyediaan makanan haji dari dalam negeri. Skema ini diharapkan dapat meniru praktik restoran internasional yang menggunakan bahan baku dari negara asalnya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, kemampuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia terus berkembang. Terutama dalam pemanfaatan teknologi pengolahan makanan siap saji.

Ia mengungkapkan kini telah tersedia makanan siap santap atau ready to eat (RTE) dengan kualitas segar. Produk ini dinilai memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji.

“UMKM kita sudah mulai mampu ekspor. Walaupun masih ada kekurangan, tetapi jauh lebih maju dibanding sebelumnya,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong dukungan teknologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk pengemasan makanan. Teknologi ini diperlukan agar makanan dapat bertahan lebih lama selama proses distribusi.

Pada sisi lain, kerja sama perdagangan dengan Arab Saudi juga terus diperkuat. Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan nota kesepahaman agar distribusi makanan untuk jemaah tidak mengalami hambatan.

Ia menegaskan makanan dari Indonesia hanya diperuntukkan bagi jemaah haji Indonesia. Produk tersebut tidak akan diedarkan di pasar domestik Arab Saudi.

“Kalau untuk jemaah kita diperbolehkan sesuai persyaratan yang berlaku, seperti izin BPOM dan sertifikasi halal,” ucapnya.

Zulkifli juga mengapresiasi berbagai perbaikan yang dilakukan Kementerian Haji Arab Saudi. Ia menilai kemajuan tersebut sudah terlihat meski masa kerja kementerian tersebut belum genap satu tahun. “Semoga menjadi haji mabrur dan tetap mendoakan tanah air kita,” katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Daftar 12 Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci

Daftar 12 Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci

NASIONAL
Temui Prabowo, Menteri Haji Beberkan Terobosan untuk Jemaah

Temui Prabowo, Menteri Haji Beberkan Terobosan untuk Jemaah

NASIONAL
Jemaah Haji Asal Indramayu Meninggal di Pesawat Saat Perjalanan Pulang

Jemaah Haji Asal Indramayu Meninggal di Pesawat Saat Perjalanan Pulang

JAWA BARAT
3.101 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali ke Tanah Air

3.101 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali ke Tanah Air

NASIONAL
Wamenhaj Minta Debarkasi Haji Dipercepat Tanpa Seremonial

Wamenhaj Minta Debarkasi Haji Dipercepat Tanpa Seremonial

JAWA TIMUR
Pungli Tawaf Lansia Terungkap, Menhaj: Itu Ranah Pengelola

Pungli Tawaf Lansia Terungkap, Menhaj: Itu Ranah Pengelola

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon