ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penampakan Fasilitas Huntara untuk Warga Rel Pasar Senen

Sabtu, 25 April 2026 | 15:32 WIB
MP
RA
Penulis: Maria Gabrielle Putrinda | Editor: RP
Hunian sementara (huntara) bagi warga bantaran rel di kawasan Pasar Senen, Jakarta.
Hunian sementara (huntara) bagi warga bantaran rel di kawasan Pasar Senen, Jakarta. (Beritasatu.com/Singgih Nugroho)

Jakarta, Beritasatu.com – Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga bantaran rel di kawasan Pasar Senen, Jakarta, telah memasuki tahap akhir. Sebanyak 324 unit huntara telah dibangun dan dilengkapi berbagai fasilitas komunal, seperti kamar mandi serta dapur bersama.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com di lokasi, setiap unit huntara memiliki luas 4,5 meter x 4,5 meter. Hunian tersebut juga telah dilengkapi sejumlah perabotan, mulai dari dua kasur, lemari, hingga kipas angin untuk menunjang kenyamanan penghuni.

Project Manager Pembangunan Hunian Senen dari Hutama Karya, Alamsyah, mengatakan progres pembangunan kini hampir rampung, hanya menyisakan 2%. 

ADVERTISEMENT
Fasilitas komunal hunian sementara di kawasan Senen, Jakarta Pusat - (Beritasatu.com/Singgih Nugroho)
Fasilitas komunal hunian sementara di kawasan Senen, Jakarta Pusat - (Beritasatu.com/Singgih Nugroho)

“Secara total keseluruhan progres kita sampai dengan hari ini pada hari ke-20 sudah 98% . Tersisa hanya beberapa cleaning dan beberapa utiliti yang minor,” ujar Alamsyah di lokasi, Sabtu (25/4/2026).

Alamsyah menjelaskan, kawasan huntara tersebut juga dilengkapi fasilitas bermain anak dan ruang terbuka hijau. Selain itu, infrastruktur pendukung seperti sistem drainase dan pengolahan limbah juga telah disiapkan.

"Kita menggunakan bio septik, dan selebihnya itu saluran drainase yang sudah kita komposisikan connect ke saluran drainase kota," jelasnya.

Pembangunan hunian relokasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menyediakan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat, sekaligus menata kawasan bantaran rel agar lebih tertib, aman, dan nyaman.

Secara target, kawasan hunian sementara itu dijadwalkan rampung pada Juni mendatang. Namun, Alamsyah menyebut penyelesaian proyek secara internal diperkirakan bisa lebih cepat.

"Sesuai target Danantara yakni 15 Juni 2026, akan tetapi secara internal kami sebenarnya di April 2026 ini saja sudah selesai," tutup Alamsyah singkat. 

Penyediaan huntara tersebut diharapkan dapat dipercepat melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, meliputi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, BUMN konstruksi, serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta, guna menghadirkan hunian layak bagi warga terdampak relokasi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon