ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ikut May Day di Monas, Buruh Tangerang Tuntut Pajak Pesangon Dihapus

Jumat, 1 Mei 2026 | 08:33 WIB
W
RA
Penulis: Wahroni | Editor: RP
Sebanyak 2.000 buruh dari Federasi LEM yang berasal dari kawasan industri Manis, Kota Tangerang berangkat ke Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei 2026 untuk mengikuti aksi peringatan Hari Buruh Internasional.
Sebanyak 2.000 buruh dari Federasi LEM yang berasal dari kawasan industri Manis, Kota Tangerang berangkat ke Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei 2026 untuk mengikuti aksi peringatan Hari Buruh Internasional. (Beritasatu.com/Wahroni)

Tangerang, Beritasatu.com – Ribuan buruh asal Kota Tangerang turut serta dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Dalam aksi tersebut, mereka membawa sejumlah tuntutan, dengan isu utama keberatan terhadap kebijakan pajak pesangon yang dinilai memberatkan pekerja.

Perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Rizki, mengatakan pihaknya memberangkatkan sekitar 2.000 buruh dari Federasi LEM yang berasal dari kawasan industri Manis, Kota Tangerang yang berangkat dengan 17 unit bus. 

Ia menjelaskan, para buruh juga menyoroti sejumlah regulasi ketenagakerjaan yang dinilai perlu direvisi termasuk persoalan pajak pesangon. Isu pajak pesangon menjadi perhatian utama karena berdampak langsung pada kesejahteraan pekerja saat memasuki masa akhir kerja.

ADVERTISEMENT

“Pada akhir masa kerja, seharusnya hak pekerja bisa diterima secara maksimal. Tetapi saat ini masih ada potongan pajak yang cukup besar, bahkan bisa mencapai 15%. Ini sangat memberatkan,” ujar Rizki di Tangerang, Jumat (1/5/2026).

Rizki menambahkan, kondisi tersebut diperparah dengan perubahan aturan ketenagakerjaan terbaru yang dinilai membuat nilai pesangon lebih rendah dibandingkan ketentuan sebelumnya dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003.

Para buruh berharap pemerintah dapat mengevaluasi kebijakan pajak pesangon serta memperbaiki regulasi ketenagakerjaan agar lebih berpihak kepada pekerja.

Aksi May Day ini menjadi momentum bagi buruh untuk menyuarakan aspirasi secara kolektif dengan harapan adanya perbaikan kebijakan demi meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja di Indonesia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

May Day di Bandung Ricuh, Farhan: Aksi Anarkistis Tak Dibenarkan

May Day di Bandung Ricuh, Farhan: Aksi Anarkistis Tak Dibenarkan

JAWA BARAT
6 Jenis Pekerjaan Outsourcing yang Sah Berdasarkan Aturan Baru 2026

6 Jenis Pekerjaan Outsourcing yang Sah Berdasarkan Aturan Baru 2026

NASIONAL
Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

NASIONAL
Libur Panjang, Penumpang Whoosh Diprediksi 22.000 Orang Hari Ini

Libur Panjang, Penumpang Whoosh Diprediksi 22.000 Orang Hari Ini

EKONOMI
Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day di Jakarta

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day di Jakarta

JAKARTA
Nikmati Libur Hari Buruh, 5.863 Wisatawan Tamasya ke Kepulauan Seribu

Nikmati Libur Hari Buruh, 5.863 Wisatawan Tamasya ke Kepulauan Seribu

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon