Kiamat Semakin Dekat, Kata Kelompok Ilmuwan yang Didirikan Einstein

Rabu, 25 Januari 2023 | 14:20 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Sistem rudal balistik antarbenua Yars RS-24 berhulu ledak nuklir milik Rusia melaju saat parade militer Hari Kemenangan di Moskwa pada 9 Mei 2015. 
Sistem rudal balistik antarbenua Yars RS-24 berhulu ledak nuklir milik Rusia melaju saat parade militer Hari Kemenangan di Moskwa pada 9 Mei 2015.  (AFP/Getty Images/Dokumentasi)

Washington, Beritasatu.com — Persatuan ilmuwan yang berkumpul dalam Buletin Ilmuwan Atom pada Selasa (24/1/2023) mengatakan bahwa "kiamat sudah dekat".

Dalam konferensi pers di National Press Club, para ilmuwan nuklir menggeser jarum jam pada Doomsday Clock atau Jam Kiamat, sebuah jam kiasan yang menyimbolkan ancaman akhir zaman, ke waktu "90 detik hingga tengah malam" atau 10 detik lebih dekat dibanding posisi jam tahun 2022 lalu. Tengah malam menyimbolkan akhir zaman umat manusia.

Buletin Ilmuwan Atom didirikan pada tahun 1945 oleh mendiang fisikawan dan peraih Nobel Albert Einstein, serta ilmuwan yang bekerja di Proyek Manhattan untuk membuat bom atom pertama. Jam pertama diresmikan pada tahun 1947.

Kelompok tersebut telah mengukur ancaman nyata dan eksistensial terhadap umat manusia, mulai dari perubahan iklim hingga prospek perang nuklir, selama lebih dari 70 tahun.

"Tujuannya adalah untuk menilai di mana umat manusia berada, dan apakah kita lebih aman atau berisiko lebih besar," kata Dr. Rachel Bronson, presiden dan kepala eksekutif buletin tersebut. "Dan saat kami mendekatkan jam ke tengah malam, kami mengirimkan pesan bahwa situasinya menjadi lebih mendesak."

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon