Supercopa Espana "Leg" II, Duel Bertahan dan Tiki Taka
Rabu, 28 Agustus 2013 | 10:18 WIB
Siaran langsung di RCTI, Kamis (29/8) pukul 04.00 WIB
Barcelona - Lupakan sejenak rivalitas mendarah daging antara Barcelona dengan Real Madrid, Kamis (29/8) pukul 04.00 dini hari WIB besok, klub asuhan Carlo Ancelotti tidak ambil bagian dalam pertandingan leg II Supercopa Espana. Kamis nanti publik justru akan disuguhi pertarungan dua rival berat Real Madrid, yakni Barcelona sang seteru yang tak pernah saling setuju (kecuali dalam hal sistem pembagian uang hak siar televisi) dan Atletico Madrid, sang tetangga yang terus memberontak. Barcelona mengungguli Madrid di perburuan gelar Liga BBVA musim lalu, sedangkan pada 17 Mei 2013 Atletico mengalahkan Madrid di final Copa del Rey, kesempatan terakhir Madrid untuk menjauh dari ejekan zero tituli (tanpa gelar).
Leg I Supercopa Espana yang berlangsung di Vicente Calderon pada Kamis (22/8) lalu berakhir dengan skor 1-1. Hasil yang adil tapi menyakitkan bagi tuan rumah. Atletico bermain sangat baik dalam hal bertahan dari gempuran Barcelona selama 65 menit. Mereka juga sukses memainkan gaya serangan khas mereka: serangan balik cepat yang efektif. David Villa mencetak gol pertamanya untuk Atletico dalam satu serangan balik cepat yang diarsiteki Koke dan Arda Turan.
Sedangkan Barcelona baru sukses meruntuhkan tembok kokoh pertahanan tuan rumah di menit ke-66 melalui pola serangan yang tak lazim bagi mereka dalam beberapa tahun terakhir. Umpan silang Dani Alves sukses diceploskan ke gawang Courtois oleh bintang anyar asal Brasil, Neymar. Setelahnya Barcelona lebih leluasa menggempur pertahanan Atletico memanfaatkan stamina lawan yang menurun. Andai Courtois tidak bermain bagus, bisa jadi Barcelona yang akan keluar jadi pemenang.
Sebelum melakoni pertandingan leg II, Atletico dan Barcelona sama-sama meraup tiga poin di ajang Liga BBVA. Barcelona meraih kemenangan 1-0 atas Malaga setelah menghadapi perlawanan keras tuan rumah. Sementara Atletico sukses memenangi derbi Madrid melawan Rayo Vallecano di kandang dengan skor yang meyakinkan, 5-0.
"Kami harus mengambil keuntungan dari gol Neymar di Madrid. Itu bisa memberi kami gelar juara," ujar Xavi dalam sebuah wawancara di website resmi klub.
Kubu Camp Nou punya kepercayaan diri tinggi. Selain skuat yang lebih mentereng dan punya kedalaman, hasil tujuh pertandingan terakhir melawan Atletico di Camp Nou juga memihak Barcelona. Semua berakhir dengan kekalahan sang tamu dan tuan rumah selalu mencetak lebih dari satu gol.
Satu-satunya kekhawatiran adalah kondisi Messi yang sedang cedera. Meskipun mulai ikut berlatih sejak kemarin, namun beberapa pihak masih ragu Gerardo "Tata" Martino akan menurunkannya. Alasannya adalah nilai trofi Supercopa Espana terlalu kecil jika ditebus dengan cedera panjang Messi. Bagi Atletico, absennya Messi adalah berkah terselubung. Bagaimana tidak, dari 14 pertandingan melawan Atletico, Messi mencetak 17 gol.
Meskipun Adriano diragukan tampil, namun Barcelona masih memiliki Jordi Alba di posisi bek kiri. Yang menjadi perhatian di lini belakang barangkali hanya Mascherano yang mungkin akan sekali lagi terpaksa melakoni peran bek tengah menemani Pique. Penampilan Mascherano di posisi itu memang bisa dibilang bagus, namun tidak sampai pantas dilabeli mengagumkan.
Camp Nou "Horor" bagi Atletico Madrid
Tak banyak yang berani memasang Atletico di meja taruhan mana pun. Baik di megahnya Las Vegas ataupun di keremangan warung sekitar rumah. Catatan laga tandang mereka di Camp Nou sangat mencemaskan. Terakhir, di musim 2012/2013 mereka kalah 4-1 bahkan setelah sempat unggul oleh gol Radamel Falcao. Meskipun kondisi tim sedang bagus, namun Camp Nou tetap saja tempat yang enggan berkawan dengan Atletico, terlepas penampilan bagus mereka di leg I.
Anak asuh Simeone akan datang ke Camp Nou dengan modal kemenangan telak 5-0 atas Rayo Vallecano. Tak ada masalah dalam hal cedera. Semua pemain inti dalam keadaan bugar dan siap berlaga. Villa pun untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir akan datang ke Camp Nou sebagai lawan.
Meskipun punya kewajiban mencetak minimal satu gol di kandang lawan, besar kemungkinan Atletico tetap akan memainkan gaya permainan khas mereka sejak diasuh Simeone pada Desember 2011. Pertahanan superketat dengan empat bek dan empat gelandang di daerah sendiri dengan dua pemain di depan yang siap melakukan serangan balik cepat. Gaya tersebut sukses diperagakan pada pertandingan leg I yang membuahkan gol pertama Villa untuk Atletico.
"Ada banyak kemungkinan. Beberapa orang memilih untuk lebih menyerang. Kami memilih untuk bermain dengan cara yang cocok dengan karakteristik tim, kami mencoba untuk menang," ujar Simeone dalam website resmi klub.
Pernyataan Simeone menegaskan bahwa Atletico tidak akan mengubah apa yang biasa mereka peragakan selama ini. Dan Xavi pun sudah paham akan hal ini.
"Dalam hal fisik dan terutama pertahanan, Atletico Madrid sangatlah kuat. Mereka punya pelatih yang bekerja keras dalam urusan pertahanan dan dengan dua baris berisikan empat pemain, mereka sama sekali tidak memberi ruang. Bahkan penyerang pun ikut turun membantu pertahanan," ujar Xavi dalam website resmi Barcelona.
Pertandingan Barcelona lawan Atletico Madrid akan berlangsung menarik karena dua klub punya gaya bermain yang sangat kontras. Barcelona penganut taat tiki-taka yang mewajibkan dominasi penguasaan bola, jumlah dan akurasi umpan yang tinggi. Sedangkan Atletico diajarkan Simeone untuk tidak usah berlama-lama memegang bola dan sesegera mungkin mengirim bola ke depan saat ada kesempatan. Bagi Atletico, dominasi penguasaan bola adalah hal terakhir yang ada di kepala para pemain.
Melihat kontrasnya gaya bermain dua klub Spanyol ini, mirip seperti saat menyaksikan laga Federer vs Nadal atau Taufik vs Lin Dan. Federer dan Taufik tipe pemain yang bermain elegan dan kalem, sedangkan Nadal dan Lin Dan tipe agresif, cepat, dan emosional di lapangan. Singkatnya, pertandingan yang menarik untuk disaksikan.
Prakiraan formasi
Barcelona (4-3-3)
Valdes; Alba, Pique, Mascherano, Alves; Busquets, Xavi, Iniesta; Pedro, Alexis, Neymar
Atletico Madrid (4-4-2)
Courtois; Filipe Luis, Miranda, Godin, Juanfran; Gabi, Mario Suarez, Koke, Arda Turan; Costa, Villa
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




