Golkar Merasa Tak Perlu Buat Kabinet Bayangan
Jumat, 28 Februari 2014 | 15:48 WIB
Jakarta - Partai Golkar merasa tak perlu menyiapkan skema kabinet bayangan seperti yang dilakukan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Politikus teras Golkar sekaligus Menteri Perdagangan M.S. Hidayat menilai selama ini selalu ada representati partainya di kabinet sebagai bagian dari partai koalisi.
"PDIP itu 10 tahun sudah jadi (partai) oposisi, saya kira sudah berkeinginan kuat untuk masuk pemerintahan," kata M.S. Hidayat di kompleks Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/2).
"Kalau Golkar kan setiap pemerintahan ada, jadi tidak mengambil posisi sejelas itu," lanjutnya.
Hal yang menjadi fokus bagi partainya kata dia adalah memenangkan pemilihan legislatif (pileg) pada 9 April kemudian pemilihan presiden pada bulan Juli mendatang.
"Kalau tanda-tanda (menang) itu sudah dimungkinkan, baru menyusun itu (kabinet)," kata dia lagi.
Sebagaimana PDIP, Golkar juga ingin memenangkan Pemilu. Namun masing-masing memiliki strategi tersendiri. Hanya menurut M. S. Hidayat, Golkar tak perlu menyusun kabinet sebelum Pemilu.
"Kalau di Pemilihan Umum bersaing ketat itu biasa, tapi di balik itu biasanya ada skenario yang ingin diungkapkan," imbuh dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




